Kerugian Fantastis, Target Desember Kasus Aset Negara Labuan Bajo Disidangkan

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang – Kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi perhatian serius Kejagung RI.

Ditargetkan awal Desember ini sudah bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan.

Kasus yang diduga menyeret sejumlah oknum pejabat besar, kerugiannya cukup fantastis. Sesuai estimasi perhitungan kerugian negara mencapai Rp 3 Triliun.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, kepada wartawan, Jumat (13/11/2020), menjelaskan kasus dugaan korupsi ini menjadi perhatian khusus Jaksa Agung. Sehingga, Kejati NTT diperintahkan agar di Tahun 2020 ini dapat dituntaskan.

Baca Juga:  Golkar Siapkan Efi dan Juandi Calon Bupati TTU 2024

“Kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, menjadi perhatian khusus dari Jaksa Agung, ST. Burhanuddin,” ujar Abdul.

Dikatakan untuk menuntaskan kasus itu, Kejagung RI sudah menurunkan tim untuk mendampingi tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT, dalam melakukan pemeriksaan dan melakukan penggeledahan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam penuntasan kasus itu, lanjut Abdul, Tim penyidik Tipidsus Kejati NTT yang didampingi tim intelejen Kejagung beberapa waktu lalu melakukan penggeladahan di salah satu rumah mantan pejabat BPN Kabupaten Manggarai Barat dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Baca Juga:  Jembatan Benenain Ambruk, Akses Transportasi Lumpuh

“Tim intelejen Kejagung RI sudah ada di Labuan Bajo dampingi tim penyidik Tipidsus Kejati NTT untuk lakukan pemeriksaan dan penggeledahan,” tandasnya.

Abdul menuturkan untuk kegiatan hari ini, tim penyidik Tipidsus Kejati NTT memeriksa lima orang saksi diantaranya Samsudin Ente, Muhanyang, Siraturahmi, Agustinus Jota, dan Supardi Tahiya.

Terkait dengan kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Abdul mengaku bahwa berdasarkan perintah Jaksa Agung RI, ST. Burhanuddin, agar kasus tersebut dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang pada Desember 2020 mendatang untuk disidangkan.

Baca Juga:  Lima Mahasiswa Terseret Ombak, Korban Meninggal Asal NTT

Ditambahkan Abdul, terkait hand phone Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH. Dula, dilakukan pemeriksaan di Jakarta oleh tim intelejen Kejagung RI untuk diketahui lebih jelas lagi. (RL/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!