Ketua Itakanrai Kupang Dilantik, Begini Pesan Pembina dan Senior

  • Bagikan

 TimorBerita.Kupang – Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai Malaka (Itankarai) Kupang gelar pelantikan badan pengurus harian (BPH)  dan Diesnatalis.

Kegiatan berlangsung di Aula Frateran Bunda Hati Kudus Oesapa Kupang Selasa (12/1/2021).  

Ketua terpilih Marselinus Fatin di lantik oleh pembina Itakanrai Kupang, Fredy Tahady Bria.

Di saksikan senior, alumni itakanrai, sejumlah pimpinan organisasi mahasiswa baik lokal maupun nasional dan undangan lainnya.

Acara sederhana dan hikmat berlangsung lancar dengan mengikuti protokol covid.

Ketua umum terlantik Marselinus Fatin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada semua dewan pendiri dan senior alumni atas dukungan dan motivasi sehingga Itakanrai tetap eksis di usia yang ke 12 tahun.

Dikatakan, Organisasi  Itakanrai terus berbenah dari waktu ke waktu dan tentu menjadi ruang pembinaan dan pengkaderan untuk semua anggota.

Baca Juga:  Sidang Kredit Macet Bank NTT, Saksi Akui Ada Sewa Purel Temani Mantan Bos

Organisasi Itankarai terus berjuang dan terlibat membawa solusi atas ketertindasan masyarkat umumnya dan khususnya Malaka.

“ Organisasi ini akan selalu hadir ditengah masyarakat. Itankarai terus berjuang melawan ketertindasan terhadap masyarakat,” jelas Marselinus.

Sebagai pimpinan organisasi lanjut Marselinus akan terus melakukan kordinasi dan konsolidasi dengan semua elemen agar mengontrol semua kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat.

Sebab ditengah situasi bencana dunia semua elemen hadir untuk memberikan sosialisasi yang edukatif terhadap masyarakat atas pencegahan pademi covid.

“ Kita semua semua punya peran untuk menghadapi wabah dunia ini. Kita dituntut untuk terlibat memberikan sosialisasi yang baik, ” tandasnya

Tidak hanya Marselinus akan tetap sebagai kaum intelektual terus mengawal kebijakan pemerintah yang cendrung mementingkan kepentingan elit.

Baca Juga:  Tim Paket Desa Sejahtera Targetkan Menang 70 Persen

Itankarai menjadi bagian dari masyarakat terus mengontrol kebijakan pemerintah.

Sementara Senior Itakanrai Kupang Fransiskus X. Taolin dalam sambutannya mengatakan seorang pemimpin lahir dari sebuah proses yang panjang.

Bukan semudah sekali belajar menganggap diri hebat tetapi terus terlibat agar bisa tahu banyak hal, sehingga kelak menjadi pemimpin tidak merasa hal baru.

“ Saya senang dan bangga memiliki Itankarai. Dari wadah ini kami bermimpi jadi orang besar dan mimpi mulai terwujud,” ungkap Anggota DPRD Malaka asal Fraksi Gerindra.

Fransiskus yang bisa dipanggi Ans Taolin berpesan semua anggota Itankarai tetap berproses dan tumbuh kembang di tengah perkembangan zaman.

Jika ingin memetik langit cukup bertekuk lutut dan bersujud bahwa proses selamanya tidak akan menghianati hasil.

Baca Juga:  Mantan Walikota Kupang Berpotensi Tarik Puluhan Pejabat Jadi Tersangka

“ Belajar dan terus belajar, sebab yang namanya berproses tidak akan mengkhianati hasil,” tandasnya.

Sementara Pembina Itkakanrai Kupang Fredy Tahady Bria berpesan kepada semua anggota agar terus semangat berorganisasi.

Anggota Itankarai harus memiliki daya kritis dan selalu peka terhadap kondisi masyarakat.

Harus menjadi yang terbaik sebab eksistensi organisasi  tidak di lihat dari kuantitas namum kualitas yang harus di tunjukan.

Dikatakan eksistensi organisasi sangat tergantung pada pimpinan organisasi sebagai penggerak.

Sebab tugasnya kaum intelektual tidak sebatas beretorika tetapi harus responsif terhadap berbagai persoalan rakyat.

“ Saatnya belajar dan terlibat ditengah masyarakat. Sebagai kaum intelektual tentunya selalu peka terhadap kondisi masyarakat ,” pinta Fredy. (Joka/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!