Rakernas Partai Nasdem Sebagai Ajang Peneguhan Politik Kebangsaan

  • Bagikan

TimorBerita, Jakarta – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kembali menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta Convention Cencer.

Kegiatan Rakernas merupakan konsolidasi terbesar kedua Partai Nasdem setelah Kongres II tahun 2019.

Kegiatan yang digelar15 hingga 17 Juni 2022 itu mengusung tema, “Restorasi: Meneguhkan Politik Kebangsaan”.

Kegiatan dihadiri lebih dari 6.300 kader Nasdem terdiri dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) seluruh Indonesia.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakernas ini adalah ajang peneguhan kembali politik kebangsaan dari partai Nasdem. Sebuah garis politik yang telah menjadi komitmen sejak awal kita mendirikan partai ini.

Baca Juga:  Dimanakah Nurani Pemimpin, Kebaikan Untuk Rakyat Bukan Gerbong Elit Tertentu

“Kita harus menyadari bahwa kompetisi dari pemilu adalah sebuah keniscayaan dan itu hanyalah kompetisi yang berulang setiap 5 tahun sekali. Yang lebih penting dari itu adalah menjaga keterlangsungan dan eksistensi bangsa dan negara ini,” tandasnya.

Oleh karena itu lanjut Surya Paloh diatas urusan pemilu ada politik kebangsaan, politik yang mengutamakan kepentingan yakni kepentingan bangsa yang harus berada di atas kepantingan kelompok politik.

Ia menambahkan bahwa Rakernas Partai Nasdem juga merupakan rapat kerja yang tidak hanya disiapkan menjelang kesiapan menyambut pemilihan umum tahun 2024.

Baca Juga:  Polda NTT Ambil Alih Kasus Pengeroyokan Wartawan Malaka

“Tetapi jauh dari pada itu rapat kerja ini dimaksudkan juga untuk mengecek langsung aktualisasi keberadaan, kesiapan seluruh kader-kader partai kita dari sabang sampai Merauke. Untuk itulah sebenarnya kenapa rapat kerja kali ini memang terkesan menyertakan seluruh potensi kekuatan steckholder yang ada didalam tubuh partai nasdem,” ungkapnya.

Surya Paloh menambahkan, pemilu adalah suatu system dan mekanisme didalam demokrasi yang kita miliki dan sepakati bersama sebagai upaya untuk melakukan pergantian kekuasaan agar kekuasaan tidak menjadi monopoli satu kelompok politik semata-mata.

“Pemilu adalah ruang koreksi sehingga pemudaan kekuasaan menjadi akan lebih baik dari waktu ke waktu. Sebagai partai politik kita bahkan sangat serius menyambut pemilu. Dan kita siap menyongsong fajar kemenangan baru pada pemilu tahun 2024 yang akan datang,” ujar Surya Paloh dalam sambutannya.

Baca Juga:  GMNI Minta Bupati Bangun Komunikasi Baik Dengan Kadis

Menurutnya, Ini merupakan momentum yang amat berharga dimana agenda perubahan, tawaran untuk melakukan restorasi Indonesia insyaallah semakin dekat dengan kenyataan.

“Keseriusan itu kita tunjukan dengan menggelar rakonwil diseluruh wilayah termasuk rencana untuk menawarkan inisiatif untuk melakukan konfensi calon presiden. Kita berpandangan bahwa hak mencalonkan diri sebagai calon presiden adalah hak dari setiap warga negara,” imbuh Paloh.

  • Bagikan