Kim Taolin Tokoh Muda Malaka, Diterima Semua Kalangan

  • Bagikan

TimorBerita. Betun – Calon Wakil Bupati Malaka Louise Lucky Taolin, paslon nomor urut 1 merupakan representasi orang muda Malaka.

Dalam perhelatan pilkada yang di gelar 9 Desember mendatang. Sosok yang satu ini ikut bertarung dalam hajatan Pilkada.

Kabupaten Malaka yang baru saja mekar tercatat memiliki calon wakil bupati termuda pertama di Malaka, yang ikut berkompetisi.

Louise Lucky Taolin yang biasa di sapa Kim Taolin, dikenal sosok rendah hati. Kesehariannya menghabiskan waktunya untuk berbagi tanpa mengenal batasan kedekatan baik orang muda dan kalangan tua bahkan semua kalangan selalu dekat.

Baca Juga:  Pilkada Malaka Gakkumdu Tetapkan YB Tersangka Dugaan Money Politik

Putera kandung mantan Wakil Bupati Belu, Ludofikus Taolin kepada wartawan Minggu (8/11/2020) dalam suasana santai menuturkan, dirinya menyadari betul kemajuan pembangun daerah tidak terlepas dari partisipasi kaum muda.

Alasan ini membuat nurani anak bangsawan asli Kusa tergerak hatinya untuk mengambil bagian dalam pertarungan politik Malaka.

Ia berpasangan dengan Calon Bupati Simon Nahak, dua sosokĀ ideal yang dikenal banyak kalangan karena muncul dari perpaduan antara golongan tua dan muda.

Paket ini hadir untuk membangun daerah Malaka dari perspektif budaya sabete saladi yang adil dan merata.

Baca Juga:  Pasar Baru Semrawut, Bupati TTU Perintah Penataan Ulang

Kim Taolin mengakui Simon Nahak sosok perwakilan tua yang rendah hati dan santun, memperlakuan semua kalangan dengan santun dan berwibawa.

Tidak mmengkotakan antara kalangan tua dan muda. Tetapi selalu berprinsip duduk sama-sama rendah berdiri sama tinggi. Dan itu lah dia sosok sang pengacara kondang yang melekat kepribadiannya.

“Banyak isu berkembang bahwa saya lawan bapak kecil kandung di pilkada. Ya anggap saja tidak menghargai orang tua namun saya berprinsip urusan politik beda dengan urusan keluarga. Dalam sosialisasi saya tetap santun dan hargai keputusan politik bapak kecil saya,” ujar mantan Anggota DPRD NTT ini.

Baca Juga:  Gawat...Terkonfirmasi Covid-19, Dua Pengusaha Nekat Carter Pesawat ke Surabaya

Kim Taolin menambahkan dalam urusan adat di keluarga statusnya sebagai anak tentunya tetap taat pada orang tua.

Tetapi dalam urusan politik kembalikan ke keluarga untuk menilai dan menjatuhkan pilihannya. Sehingga tidak memecahkan keluarga hanya karena politik sesaat.

Kim juga mengajak rumpun keluarga untuk jangan terprofokasi dengan isu miring yang akan mencederai nilai demokrasi. Apa lagi mengkotakan keluarga, tetap jaga keharmonisan dan santun dalam berpolitik. (Joka)

 

  • Bagikan