Lantik Penjabat Desa, Eusabius Minta Jaga Tradisi dan Budaya Lokal

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Wakil  Bupati Timor Tengah Utara, Eusabius Binsasi meminta para kepala desa dan penjabat kepala desa agar menjalankan roda pemerintahan perlu memperhatikan tradisi dan budaya lokal.

Sebab tradisi dan budaya lokal yang ditinggalkan leluhur ini membentuk orang memiliki karater yang lebih baik untuk mendukung kemajuan dan kesejahteran daerah.

Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati TTU Eusabius Binsasi, saat melantik 7 penjabat kepala desa di Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara di halaman kantor Camat Nunpene Rabu (2/6/ 2021).

Tujuh penjabat kepala desa yang dilantik masing- masing, penjabat (Pj) Kades Kaenbaun, Penjabat KadesTunoe, Penjabat Kades Tuntun, Penjabat Kades Fatusene, Penjabat Kades Femnasi dan Penjabat Kades Amol.

Baca Juga:  Selama Pimpin Tidak Ada LKPJ, Kades Bakitolas Diadukan ke DPRD TTU

Selain itu Wakil Bupati TTU meminta agar Penjabat Desa termasuk kepala desa aktif memimpin agar dalam menjalankan tugas dan kewenangannya selalu membangun kerja sama dengan semua elemen masyarakat terutama BPD dan lembaga strategis lainnya untuk sama sama bekerja untuk kemajuan dan kesejahteraan desa.

Jangan kepala desa lari lain tempat BPD juga demikian. Akibatnya kepala desa lapor lain, BPD juga demikian. Karena itu saya minta agar kerja sama  antar lembaga ini sangat penting tidak saja dengan BPD tetapi dengan semua elemen strategis lainnya di desa. Tradisi dan budaya lokal kita harus di jaga dan jadi perhatian serius,” tegas Eusabius.

Baca Juga:  Tim Paket Desa Sejahtera Targetkan Menang 70 Persen

Selain itu, Wakil Bupati TTU yang juga putra dari kecamatan Miomaffo Timur meminta kepada semua kepala desa dan penjabat kades untuk pemgembangan potensi ekonomi masyarakat desa. Terutama mengidentifikasi potensi dan keunggulan yang dimiliki dan menetapkan keunggulan tersebut untuk dikembangkan jauh lebih baik.

” Saya minta masing-masing kepala desa bersama masyarakat menetapkan keunggulan lalu membuat program untuk mengembangkan keunggulan tersebut. contohnya di Desa Kaenbaun keunggulan kacang tanah. Lalu tetapkan satu kawasan pengembangan kacang tanah misal 20 ha dengan target berapa ton yang akan diperoleh pada musim panen, begitupun desa yang lainnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Nain Liurai Malaka Ajak Masyarakat Pilih Simon Nahak Kim Taolin

Wakil Bupati menegaskan tugas penjabat kepala desa selain memfasilitasi pemilihan kepala desa defintif juga yang tidak kalah penting adalah mendorong pengembangan potensi ekonomi desa.  Dengan demikian akan membantu  peningkatan pendapatan masyarakat di masing-masing desa yang dipimpinnya. (Kend)

  • Bagikan
error: Content is protected !!