Laporan Mobilisasi Massa Pengalihan Isu, Ketua KPU Malaka Datangi Gakkumdu

  • Bagikan

TimorBerita. Betun –Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka, Makarius Bere Nahak bersama kuasa hukum mendatangi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Jumat (20/11/2021) malam.

Laporan itu diterima Anggota Gakumdu Malaka, Nadab Betty dari Bawaslu, Frans Tnesi dan Dulla dari penyidik kepolisian.

Kehadiran Ketua KPU Malaka di kantor Gakumdu untuk melaporkan sejumlah oknum yang menghalangi tugas KPU pada saat monitoring kegiatan kampanye di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku pada Jumat pekan lalu.

Kuasa Hukum Ketua KPU Malaka, Melkianus Contarius Seran usai membuat laporan mengatakan, sebagai kuasa hukum mengambil tindakan hukum. Sebab ada pihak lain yang berupaya menghambat tugas dan wewenang penyelenggara pada saat monitoring kampanye Pilkada.

Untuk itu lanjut Melkianus kedatangan di Gakkumdu untuk melakukan pengaduan terkait dugaan tindakan pidana yang dilakukan oknum tertentu.

Menurutnya tindakan yang dilakukan itu sangat merugikan KPU sebagai penyelenggara Pilkada.

Baca Juga:  Mobil Ambulance Antar Tim Sukses, Kepala Puskesmas Uabau Diadukan Ke Bawaslu

“Kami meminta agar cepat memproses oknum – oknum yang sengaja menghalangi dan menglangi tugas penyelenggara,” ujarnya.

Menurut Melkianus laporan dugaan pelanggaran pidana sesuai Undang – undang Pilkada nomor 10 tahun 2016 pasal 198 huruf A, setiap orang yang melakukan kekerasan atau melakukan upaya mengahalangi tugas penyelenggara dikategori sebagai pelanggaran pidana.

Melkianus menilai laporan dari oknum lain terhadap kliennya itu sebagai pengalihan isu dan tidak mendasar.

Sebab bicara hukum bukan bicara katanya tetapi bicara fakta. Sehingga informasi yang beredar dinilai sebagai pemfitnahan dan pencemaran nama baik terhadap kliennya.

“Bicara hukum itu bukan katanya tetapi faktanya apa? kalau kita bicara faktanya kalau mereka bicara katanya,” tandas Melkianus yang biasa disapa Guntur.

Menurut Melkianus setelah melakukan kajian hukum berdasar bukti – bukti dan tindakan yang dilakukan itu masuk tindakan pidana. Sehingga diproses untuk keadilan dan kepastian hukum.

Baca Juga:  Bawaslu Minta Batalkan Instruksi ASN Pantau TPS, Begini Jawaban Pemda Malaka

Sementara Ketua KPU Malaka, Makarius Bere Nahak menuturkan sangat sesalkan tindakan yang dilakukan oknum yang bertindak keliru menghalangi tugasnya sebagai penyelenggara Pilkada. Bahkan laporan yang dilakukan sebagai pengalihan isu.

” Itu tugas melekat KPU. Berdasarkan surat keputusan KPU RI nomor 860 itu wajib monitoring melaporkan pelaksanaan kampanye dan saat itu saya mendampingi PPS. Saya hadir juga bawa surat tugas,” sebutnya.

Makarius juga menepis tudingan isu bahwa hadir dikampanye membawa masa itu tidak benar. Itu pemfitnahan dan pencemaran nama baik.


Dalam melaksanakan tugas penyelenggara tidak pernah memihak pada satu paslon saja. Monitoring kampanye ini dilakukan serupa untuk semua paslon.

“Jadi isu bahwa saya muat massa dari salah satu paslon itu tidak benar. Itu pemfitnahan karena yang ada dalam mobil itu PPS Desa Weoe dan Desa Weulun dan itu penyelenggara dan tugasnya melekat,” jelas Makarius.

Baca Juga:  Kementerian Agama Restui Empat SMAK Katolik di NTT

Menururut Makarius laporan masyarakat itu hak masyarakat tetapi kita perlu membuktikan nanti agar tidak ada asumsi yang berlebihan. Ia berharap laporan Gakumdu ditindak lanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Saya juga sudah sampaikan Di Provinsi dan KPU NTT mendukung penuh KPU Malaka agar kasus ini di selesaikan secara tuntas sesuai prosedur hukum,”ujar Ketua KPU Malaka.

Sekedar tahu, Ketua KPU Malaka Makarius Bere Nahak, melaporkan SAB dan AK warga Kecamatan Weoe.

Karena dalam perjalanan menuju titik kampanye titik ke 2 paket SN-KT, mobil plat merah yang ditumpangi ketua KPU bersama sejumlah anggota PPS ditahan dua oknum warga. Lantas mengancam dan menyerang fasilitas negara yang dikendarainya.

Usai kejadian malam itu bersama anggota PPS yang hadir di lokasi kampanye membuat
laporan di Satreskrim Polres Malaka pada 13 November 2020. (Joka)

  • Bagikan