Lomba Takanab SMAN Noemuti Unggul, Disusul SMAN Insana Tengah

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || SMAN Noemuti keluar sebagai pemenang dalam lomba festival takanab atau tutur adat sastra daerah tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) se-Kabupaten Timor Tengah Utara.

Sedangkan juara II di raih peserta dari SMAN Insana Tengah dan disusul SMAN Binino menempati posisi ketiga. Festival lomba tersebut di gelar virtual dalam rangka memeriahkan HUT Kota Kefamenanu ke-99.

Lomba festival takanab ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang terpusat di studio TV Biinmaffo, Sabtu (18/9/2021).

Iven lomba yang menghabiskan waktu dua jam lebih ditayangkan live melalui RSPD TTU, chanel akun youtube RPD Kefa, youtube Kota Kefamenanu dan akun facebook RPD Kefa.

Baca Juga:  Sentuhan Program Food Estate, Katrol Sumba Dari Kemiskinan

Berikut sebanyak 10 sekolah yang mendaftar sebagai peserta lomba yakni SMAN Taekas, SMAN Manamas, SMK Suara Wisata Napan, SMAN Noemuti, SMK Noemuti, SMAN Mutis Eban, SMAN Binino, SMAN Insana Tengah, SMAN Mamsena dan SMAN Oenopu.

Lomba ini dinilai Tim juri handal yakni Olin Pius S.Ag, Drs. Raymundus Aluman, M.MC dan Yohanes D.S Tius.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU, Robertus Nahas sekolah yang meraih juara diberikan hadiah motivasi dan pembinaan.

Untuk juara I mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp 1.6 juta, juara II sebesar Rp 1.5 juta dan juara ke III mendapat uang sebesar Rp 1.4 juta. Sedangkan peserta lain yang tidak mendapatkan juara mendapat
stimulan masing-masing sebesar Rp 1.2 juta.

Baca Juga:  Lantik Penjabat Desa, Eusabius Minta Jaga Tradisi dan Budaya Lokal

Robertus berharap melalui lomba ini bisa memotivasi para peserta untuk terus mencintai dan mewariskan budaya yang selama ini hanya dilakani oleh para orang tua.

Padahal generasi muda sebagai pengganti orang tua mestinya berkewajiban untuk mewarisi budaya dan tradisi yang dimiliki daerah TTU sebagai kekayaan daerah yang wajib di lestarikan.

” Tanggung jawabkan kita semua termasuk generasi muda untuk wajib lestarikan dan kembangkan tradisi dan budaya kita. Selama ini hanya orang tua kita yang takanab. Tetapi sekarang mereka menjadi mentor. Setiap ada penyambutan pejabat tinggal kita komunikasikan saja karena sudah ada pengganti ada generasi muda,” tandas Robi sapaan akrab Kadis Robertus Nahas.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Sambangi Desa Tertua di Bali, Ini Kosep Yang Ditemukan

Mantan Kepala Dinas PMD TTU menambahkan rencana tahun depan HUT Kota Sari yang dirayakan setiap 22 September harus lebih semarak lagi. Ia juga berharap takanab bisa menjadi mata pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah.

” Kita rancang supaya tahun depan HUT Kota Kefamenanu ke-100 gebyarnya harus lebih semarak baik tarian tradisional, musik tradisional dan gerakan lagu harus dikolaborasikan,” ujar Mantan Kadis Pertambangan dan Energi TTU ini. (Rey/ Joo)

  • Bagikan
error: Content is protected !!