Aksi Tim Patroli di Malam Pergantian Tahun di Atambua Kota Perbatasan RI -RDTL

  • Bagikan

TimorBerita, Atambua– Suasana malam pergantian tahun di kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur perbatasan negara RI-RDTL berlangsung aman dan kondusif.

Penutupan sejumlah titik keramaian sebagai sentral kumpul warga untuk bagadang sudah dicegah sebelumnya ternyata menjadi pilihan tepat. Terbukti dimalam pergantian tahun tidak terjadi pesta kembang api atau acara kumpul bareng seperti tahun sebelumnya.

Meski begitu di sejumlah titik masih terdapat kelompok kerumunan massa sehingga terpaksa dibubarkan tim gabungan saat melakukan patroli pengamanan di malam pergantian tahun di Atambua Kabupaten Belu perbatasan negara RI-RDTL.

Patroli gabungan dipimpin langsung Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, Dandim 1605 Belu, Letkol Inf.Wiji Untono, Dansatgas Pamtas RI – RDTL Yonif RK 744/SBY, Letkol Inf.Alfat Denny Andrian, Jumat (1/1/2021) sekitar malam pukul 01.00 wita.

Baca Juga:  Kapolres Belu Pastikan Hari Raya Paskah Aman, Gereja disterilisasi

Dalam patroli bersama tim personil membubarkan kerumunan massa di sejumlah titik di dalam kota Atambua. Tepatnya di depan kantor Camat Atambua Selatan, kompleks Motabuik dan depan BRI cabang Atambua.

Bahkan terdapat tujuh warga terpaksa diamankan karena ditemukan sedang mabuk-mabukkan di tepi jalan dan berusaha melawan petugas. Sejumlah warga yang berkerumunan itu terpaksa diangkut paksa menuju Polres untuk diamankan sementara.

Kapolres Belu AKBP Kharul Saleh mengatakan, perayaan malam tahun baru kali ini sudah diimbau agar tidak ada kerumunan atau menggelar acara kumpul bareng yang berpotensi menimbulkan keramaian. Sehingga bila ditemukan tentunya pihaknya akan mengambil langkah tegas membubarkan dan memproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Polres Belu Gelar Operasi Rutin Tindak Premanisme, Warga Perbatasan RI -RDTL Aman

Dikatakan sebelum perayaan malam tahun baru ini, sudah rutin mengimbau dan melarang untuk berkerumun dan menggelar kegiatan pesta karena saat ini di massa pandemi covid-19. Sehingga sejumlah lokasi kerumunan warga dibubarkan paksa.

” Kita amankan dan langsung diangkut ke Polres. karena sudah berkerumun, mabuk-mabukan dan melawan petugas,” ujarnya.

Menurut Khairul di sejumlah titik lain terpantau aman dan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang biasanya ramai dipadati lokasi nongkrong pas malam pergantian tahun. Akan tetapi arus lalu lintas lancar, tidak ada konvoi besar-besaran serta tidak ada kerumunan massa yang mencolok.

“Ada beberapa titik kumpul kita tutup seperti di jalur lapangan simpang lima, fronteira garden dan lokasi lainnya yang setiap tahunnya sering mengundang massa. Di titik jalan kota Atambua, kita isi personil gabungan, termasuk di kompleks pasar lama dan pasar baru,” jelasnya.

Baca Juga:  Amankan Perbatasan RI-Timor Leste, Gubernur NTB Lepas 400 Prajurit Batalyon Infanteri 742/SWY

Dikatakan disamping patroli bersama, aparat kepolisian sejak Kamis (31/12/2020) malam pukul 22.00 wita, melakukan pengamanan di sejumlah titik jalan lokasi dan ruas jalan sebagai tempat berkumpulnya massa menjelang pergantian tahun. Pengamanan juga dilakukan gabungan TNI Polri dimasing-masing kecamatan.

” Langkah yang kita lakukan sangat efektif. Hanya segelintir masyarakat yang melanggar aturan protokol kesehatan. Tetapi secara umum perayaan tahun baru kali ini aman terkendali, baik di kota maupun di kecamatan,” ujarnya. (Ren/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!