Mantan Kepala BIN Gories Mere Diperiksa Besok, Disusul Karni Elyas

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang –Mantan Kepala BIN Goris Mere ikut diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kasus dugaan korupsi aset tanah negara di Labuan Bajo, estimasi kerugian keuangan negara mencapai Rp 3 triliun.

Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT, mengagendakan pemeriksaan dilakukan besok, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga:  Kuasa Hukum Yakin Jonas Salean Tidak Bersalah, Ada Bukti Hukum

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (1/12/2020) membenarkan agenda pemeriksaan terhadap Gories Mere.

Abdul menuturkan jika panggilan besok, Rabu (2/12/2020) tidak memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai saksi, maka tim penyidik Tipidsus Kejati NTT bakal mengagendakan panggilan kedua.

“Jika tidak datang besok maka jaksa jadwalkan ulang panggilan kedua, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini,” tandas Abdul.

Baca Juga:  CU Kasih Sejahtera Gelar Bimtek Hortikultura dan Anggur

Menurut Abdul, selain Gories Mere, tim penyidik Tipidsus Kejati NTT juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Karni Elyas. Keduanya diperksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

” Tim penyidik Tipidsus Kejati NTT juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Karni Elyas sebagai saksi dalam kasus ini,” tandas Abdul.

Surat panggilan untuk kedua saksi, lanjut Abdul sudah dikirimkan oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT sejak pekan lalu. Dipastikan surat panggilan terhadap kedua saksi telah diterima.

Baca Juga:  Kementerian Agama Restui Empat SMAK Katolik di NTT

” Dipastikan surat panggilan sebagai saksi sudah diterima kedua saksi,” tandasnya.

Terkait jadwal pemeriksaan dua saksi ini hingga berita ini diturunkan, belum berhasil dikonfirmasi terkait jadwal pemeriksaan sebagai saksi oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT. (Red/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!