Mantan Sekda Belu Yakin Sistem Pemerintahan Malaka Jauh Lebih Baik di Pimpin SN-KT

  • Bagikan

BETUN, Timorberita.com — Pasangan calon (paslon) Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Louise Lucky Taolin, S. Sos yang biasa dipanggil Kim Taolin (Paket SN-KT) dinilai jauh lebih baik untuk mengelola Pemerintahan Malaka.

Hal ini disampaikan sejumlah tokoh Malaka dalam orasi kampanye kemenangan Paslon SN-KT, di Desa Lakekun, Selasa (29/9/20). Para pembicara meminta warga Malaka untuk memilih Paslon nomor 1 paket SN-KT.

Kedua sosok pemimpin menjadi pasangan ideal dan dinilai sangat tepat dan mampu untuk menjalankan pemerintahan di Malaka yang jauh lebih baik.

Sesepuh Malaka Petrus Bere, dalam orasinya mengatakan dirinya sangat yakin pengelolaan pemerintahan kepemimpinan SN-KT akan berjalan lebih baik.

Baca Juga:  Pemimpin Idaman Rakyat Malaka

Kedua sosok pemimpin ini memiliki kemampuan, pengalaman dan keterampilan dalam bidang pemerintahan. Sehingga tidak perlu diragukan kemampuannya.

“ Ada isu miring menyorot pasangan SN-KT kaitan dengan tata kelola pemerintahan. Saya mau bilang itu isu murahan. Justru pengelolaan pemerintahan lebih tepat di pimpin sosok SN-KT ini,” tegas Petrus Bere mantan Sekda Belu.

Petrus mengatakan pengelolaan pemerintahan yang baik dilakukan secara bersama-sama. Kekompakan dan kerja sama  itu melekat dalam sosok paket SNKT. Sehingga untuk urusan tata kelola pemerintahan tidak ada masalah. Pasangan calon ini diyakin jauh lebih baik dari lainnya.

Baca Juga:  Sambangi Kemendes PDTT, Bupati dan Wabup Malaka Jadi Spesial

“Kita butuh kerja sama untuk membangun Malaka. Karena Malaka dimekarkan untuk semua kepentingan bukan kepentingan segelintir orang,” kata Petrus dalam orasinya.

Sementara Emanuel Seran, politisi asal Kecamatan Malaka Barat  dalam orasinya mengatakan pengelolaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu masalah di Kabupaten Malaka.

Kondisi ini disebabkan oleh tidak tersedianya gedung perkantoran dan rumah jabatan (rujab). Itu salah satu masalah, sehingga pemerintahan di Malaka kurang berjalan efektif.

“Sampai saat ini, masyarakat tidak tahu alasan sebenarnya mengapa pembangunan perkantoran belum dibangun. Termasuk rumah jabatan Bupati,” cetusnya.

Baca Juga:  Sadis, Sopir Truk Bunuh dan Perkosa Dua Gadis

Untuk diketahui, Simon Nahak dan Kim Taolin memiliki pengalaman di bidang pemerintahan. Simon Nahak calon bupati, pernah menjadi staf ahli Gubernur Bali selama 10 tahun.

Selain itu menjadi dosen dan penasehat hukum di Denpasar. Sedangkan, Kim Taolin, calon Wakil Bupati juga memiliki  pengalaman pernah mengemban jabatan sebagai anggota DPRD Provinsi NTT.

Sehingga untuk pengelolaan pemerintahan Malaka akan jauh lebih baik karena Paket SN-KT mengusung visi pemerintahan yang baik, bersih, berwibawa, bebas KKN dan berbudaya. (Joka)

  • Bagikan
error: Content is protected !!