Mantan Walikota Kupang Berpotensi Tarik Puluhan Pejabat Jadi Tersangka

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang –
Sebanyak 29 pejabat penerima tanah dari mantan walikota Kupang, Jonas Salean, nasibnya diujung tanduk.

Tim penyidik Tipidsus Kejati NTT menunggu saja fakta persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang, untuk menentukan nasib 29 pejabat publik itu.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim kepada wartawan, Rabu (18/11/2020) menegaskan nasib pejabat publik yang menerima tanah dari terdakwa Jonas Salean ditentukan berdasarkan hasil persidangan.

Baca Juga:  Tersangka Korupsi Diperlakukan Spesial, Pengacara Sesalkan Sikap Kejati NTT

Dikatakan jika fakta persidangan menyatakan bahwa ada keterlibatan dari para pejabat publik tersebut.

Maka dengan sendirinya akan dibawa ke ranah hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

” Tunggu saja dalam fakta persidangan ada keterlibatan atau tidak,” tegas Abdul.

Menurut Abdul, pejabat publik itu diantaranya Direktur RS. S. K. Lerik, Marsiana Halek, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, Hermanus Man (Wakil Walikota Kupang), Christian Baitanu (Wakil Ketua DPRD Kota Kupang), Ketua PN Maumere, Jhon Sine.

Baca Juga:  Jaksa Geledah Kantor, Sita Handphone Bupati Manggarai Barat

Lanjut Abdul, untuk ditetapkan sebagai orang yang turut bertanggung jawab dalam perkara itu, tim penyidik Tipidsus Kejati NTT masih menunggu fakta persidangan yang masih bergulir di Pengadilan Tipikor Kupang.

Menurut Abdul, selain pejabat 11 anggota keluarga dari terdakwa Jonas Salean yang berpeluang jadi tersangka.

Jika dalam fakta persidangan terungkap adanya keterlibatan dari 11 penerima tanah yang merupakan anggota keluarga terdakwa Jonas Salean. (Red/Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!