Mantan Walikota Kupang Divonis Bebas, Belum Finish JPU Banding

  • Bagikan

TimorBerita.Kupang || Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kupang, dalam amar putusannya memvonis bebas Mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean, dalam sidang yang digelar (Rabu 17/3/2021).

Putusan bebas ini jauh dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang sebelumnya menuntut 12 tahun penjara.

Sidang putusan dipimpin Hakim Ketua Ari Prabowo didampingi hakim anggota, Ibnu Kholik serta Nggilu Liwar Awang.

Usai diputus bebas Jonas Salean terlihat sumringah dan sempat teteskan air matanya. Ia bersyukur semua terjadi karena kebesaran Tuhan, sebab faktanya dirinya tidak bersalah.

Baca Juga:  Pemkab TTU Salurkan Bantuan Sembako, Ini Sasarannya

Sehingga Jonas menyampaikan terima kasih kepada Tuhan Yesus sudah membebaskannya. Terima kasih kepada Kejati NTT yang sudah berkomitmen untuk memberantas korupsi. Terima kasih kepada Ketua DPD Gokkar NTT dan Sekretaris DPD Golkar dan Penasehat Hukum yang sudah memberikan dukungan.

Jonas mengaku terkait kasus ini dirinya tidak melakukan korupsi. Sebab tanah itu juga dibagi untuk masyarakat oleh Wali Kota Kupang sebelumnya. Meski namanya sudah rusak, tetapi masyarakat pasti tahu masalah sebenarnya.

“Tanah itu bukan aset daerah juga. Kami tahu itu. Tetapi ini merupakan pelajaran juga bagi saya. Kalau tanah kapling 77 Hektar ini disita semua, maka bubarlah Kota Kupang ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Menurut Jonas, saksi Yanuar Dally yang memberikan keterangan palsu dalam persidangan untuk memberatkan dirinya. Saksi palsu Yanuar dijadikan dasar oleh jaksa untuk ambil keputusan.

” Keterangan saudara Yanuar Dally, itu palsu semua. Hanya untuk mendapatkan jabatan asisten III,” ujar Jonas.

Dikatakan terhadap keterangan saksi Yanuar Dally, akan diserahkan kepada penasehat hukum, untuk menempuh langkah hukum. Sebab keterangan saksi palsu juga ada sanksi hukumnya.

Baca Juga:  Nasib Mantan Walikota Kupang Ditentukan Besok, Ketua Tipikor Bilang Begini

Sementara itu, Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim mengatakan, Jaksa bersikap banding. Akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

” Ini belum selesai. Kita akan ajukan kasasi ke Mahkamah Agung,” tandas Abdul.

Sekedar tahu, mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean dituntut 12 tahun penjara dalam sidang kasus pembagian aset tanah milik pemerintah.

Selain itu, Jonas diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 Miliar dengan subsider enam bulan kurungan. Membayar kerugian negara senilai Rp 750 juta. (Red|03)

Editor Azka Gerardus

  • Bagikan
error: Content is protected !!