Marques Ingin VR46 Tetap Bertahan, Icon MotoGP

  • Bagikan

TimorBerita.MotoGP || Pembalap andalan Repsol Honda Marc Marques akhirnya buka suara terkait rumor pensiunnya sang legenda hidup MotoGP Valentino Rossi tahun ini.

Dalam konferensi pers yang digelar jelang balapan kedua MotoGP Austria Kamis, (12/8/2021), Marques mengungkapkan rasa terharu dan bangga karena pernah bersaing bersama Rossi dalam satu gelar juara.

“Ya, semua orang tahu hubungan kami secara pribadi memang tidak baik. Semua orang bebas melakukan dengan caranya sendiri. Tapi, saya dengan senang hati mengakui kontribusi besarnya untuk MotoGP,” kata Marquez seperti dilansir Speedweek.

Baca Juga:  Persiapan Tuan Rumah MotoGP Indonesia Ingin Punya 2 Sirkuit

Kepergian “The Doctor” julukan Valentino Rossi jelas menjadi sebuah kehilangan besar bagi MotoGP. Untungnya, dia masih bisa berada di paddock sebagai pemilik tim Sky VR46.

“Ketika kami menilai keriernya selama hampir 26 tahun, itu jadi sesuatu yang unik. Dia benar-benar seorang legenda. Saya mengucapkan selamat atas apa yang telah dicapainya. Saya berharap yang terbaik untuk masa depannya,” ungkap Marques.

Baca Juga:  Tugas KPU Finish, Agust - Alo Siap Dilantik Pimpin Belu

Beberapa orang terdekat Rossi telah mengatakan pembalap Italia itu tidak akan mengelola Team VR46 dan bakal jarang mengunjungi paddock.

Akan tetapi, Marquez meyakini kecintaan Rossi terhadap MotoGP akan membuatnya kesulitan untuk tak terjun langsung menangani timnya.

“Saya berani bertaruh pada rencana Valentino lainnya. Awalnya, saya yakin dia akan balapan bersama timnya sendiri di MotoGP untuk semusim lagi,” ujarnya.

Namun, pada konferensi pers spesialnya, sesuatu besar terjadi. Saya pikir sebagian besar MotoGP hilang.

Baca Juga:  Kurung Siswa di Mes Guru, Wakasek SMPK Kada Dipolisikan

“Mungkin Valentino dan MotoGP merupakan satu kesatuan, karena dia selalu bisa menarik perhatian penggemar. Dia telah melakukan banyak hal hebat di dalam dan di luar trek,” sebut The Baby Alien.

Rossi sempat bergurau akan bertahan jika bisa memenangi gelar juara dunia tahun ini. Seperti diketahui, hal tersebut sangat sulit terjadi. Ia terpaut sangat jauh dari pemimpin klasemen sementara, Fabio Quartararo. (FBMI-Motorsport/Ren)

  • Bagikan