Kampanye di Laenmanen Warga “Hening” Hormati Dua Tokoh Mantan Wakil Bupati Asal Foho

  • Bagikan

BETUN,Timorberita.com – Masyarakat Malaka khususnya “di pegunungan” sangat menghormati para penjasa pembentukan Kabupaten Malaka. Diantaranya dua tokoh Malaka yang kini sudah almarhum yakni  Ludovikus Taolin, BA dan Drs Daniel Asa.

Itulah sebabnya, pasangan calon (paslon) Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline Paket SN-KT saat di Wehae, Desa Kapitan Meo, Kecamatan Laenmanen Minggu (4/10/20). Sebelum kampanye warga setempat mengheningkan cipta menundukan kepala menghormati dua tokoh pembentukan pemekaran Malaka.

Penghormatan yang dilakukan untuk mengenang jasa Bapak Ludo dan Bapak Daniel atas pengabdiannya dalam pembentukan dan pembangunan Kabupaten Malaka, sejak mekar dari Kabupaten Belu.

Baca Juga:  Kadis Kesehatan Malaka Lapor 15 Meninggal, 361 Terpapar Covid

“Kita harus menghargai sejarah. Justeru karena sejarah dan jasa pendahulu, kita bisa hadir di sini untuk berjuang menjadikan Kabupaten Malaka lebih baik, sejahtera, aman dan sentosa,” ajak Simon sesaat sebelum menundukkan kepala.

Tak jauh berbeda, calon Wakil Bupati, Kim Taolin begitu tenang dalam tutur dan sikapnya. Di saat ajakan mengheningkan cipta, putera Taolin Ludovikus itu membuang pandangan ke hadirin dan perlahan-lahan menundukkan kepalanya.

Baca Juga:  Ribuan Massa Hadiri Deklarasi, Fresh Tepat Untuk TTU

Warga pun tunduk sebentar mengenang jasa dua tokoh yang sudah berpulang. Suasana penuh hikmat hingga mengheningkan cipta selesai.

Tokoh masyarakat Kecamatan Laenmanen, Yosep Metom dalam orasinya saat kampanye mengatakan warga Kabupaten Malaka membutuhkan sosok pemimpin seperti yang sudah ditunjukkan para pendahulu.

“Menjadi pemimpin, harus punya kemampuan untuk memperhatikan kepentingan masyarakat kecil. Kebutuhan orang kecil harus diperhatikan. Jadi, perlu ganti bupati di Pilkada Malaka,” tegasnya.

Baca Juga:  Empat Kasus di Belu, Dua Sembuh Dua Rawat Diluar

Yosep juga kesal karena jabatan wakil Bupati Malaka yang dijabat almarhum Daniel Asa dibiarkan lowong hingga saat ini. Sehingga warga di daerah pemilihan tiga sepertinya tidak dihargai.

“Apalagi ada yang bilang, wakil bupati tidak punya kuasa. Ini yang buat kami marah,” tutup Yosep. (Joka)

  • Bagikan
error: Content is protected !!