Cepat Mendongkrak Pembangunan Malaka, Program Sakti Solusinya

  • Bagikan

Timorberita. Malaka- Pasangan calon nomor urut 1 Simon Nahak dan Kim Taolin paket SN-KT hadir membawa solusi perubahan yang dirumuskan dalam Program SAKTI yang diusung. Berikut

  1. Swasembada Pangan (Sejahtera Pangan)

Hal yang harus dikerjakan paket SN-KT dalam kaitan dengan Swasembada pangan/Sejahtera pangan (memenuhi kebutuhan makan dan minum) yaitu dengan cara:

Meningkatkan produksi pertanian berdasarkan zonasi wilayah dengan mengunakan dua metode yaitu Intensifikasi dan Ekstensifikasi.

Hal ini dilakukan dengan cara
1). Menyiapkan sarana-prasarana serta mengatur Sumberdaya pendukung pertanian lainnya sesuai potensi wilayah yang ada:

Manejemen air

Membangun unit-unit pengolahan pupuk oraganik.Pengadaan alat dan sarana industri pertanian.
Menerapkan teknologi tepat guna.

2) Peningkatan kapasitas Petugas Lapangan serta menjadikan Petugas Lapangan sebagai ujung tombak dalam meningkatkan hasil pertanian masyarakat:

Melakukan pelatihan lanjutan demi peningkatan kapasitas petugas Lapangan. Meningkatkan sarana prasarana dan memberikan dukungan akomodsi bagi Petugas lapangan.

3) Membangun proyek percontohan pertanian sebagai tempat belajar petani demi peningkatan motivasi dan pengetahuan petani:

Baca Juga:  Optimis SN - KT Menang Partai Gelora Jatuh Hati

Membangun Kebun percontohan pertanian terpadu. Membangun Kebun percontohan berbasis zonosi potensi.

4) Pembukaan Lahan baru bagi para petani dengan memanfaatkan lahan tidur.

Meningkatkan produksi perkebunan (kelapa, pepaya, semangka, jagung, pisang, kacang hijau, kacang tanah, hortikultura/sayur-sayuran, dll) dan Persawahan dengan cara membentuk kelompok, mensuplai bibit unggul, menanam kelapa di sepanjang pesisir pantai (tasi ktuik-meti ktuik), melakukan pendampingan intensif dan berkelanjutan.

Meningkatkan produksi ternak (Sapi, Kambing, Ayam, Babi, dan lainnya) dengan cara membentuk kelompok peternak, peningkatan kapasitas petugas penyuluh lapangan dan peternak

Meningkatkan produksi ikan demi menunjang kesejahteraan masyarakat nelayan dengan cara membentuk kelompok nelayan, membangun koperasi nelayan, mensuplai kebutuhan nelayan (pukat, perahu, dan lainnya)

Mengintensifkan potensi pariwisata (alam/pantai melalui pembangunan agrowisata, ekowisata, geowisata, dan lainnya)

Hal-hal di atas akan masuk dalam 100 hari kerja SN-KT jika dipercaya memimpin Malaka.

  1. Adat-Istiadat dan Keagamaan
Baca Juga:  Tembus Tanjakan Willy Lay dan J-T.Ose Luan Diterima KPU

Paket SN-KT akan fokus mengintensifkan peran lembaga-lembaga adat dan agama dalam membangun pranata sosial.

Membangun forum adat dan balai adat/budaya.
Membangun dan mengembangkan sarana ekspresi seni-budaya dan olah raga.

  1. Kualitas Sumber Daya Manusia dan Alam

Jika dipercaya memimpin Malaka, Paket SN-KT akan:
Memberikan ruang ekspresi kepada TK, SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA demi peningkatan kapasitas Pedagogik, Afektif, dan Psikomotorik melalui perlombaan/pertandingan/olimpiade, dll.

Mendukung kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler sekolah melalui plot anggaran yang berpihak pada sekolah

Meningkatkan kualitas SDM melalui pemberian kesempatan sekolah/kuliah bagi putera-puteri Malaka (baik jenjang S1, S2, maupun S3), memfasilitasi beasiswa sekolah/kuliah.

Memberdayakan para lulusan sarjana untuk bersama pemerintah membangun Malaka dengan cara merekrut dan menempatkan tenaga kerja berdasar kebutuhan, bidang ilmu dan keahlian melalui tahapan anilisis kebutuhan/kajian yang mumpuni.
Menginventarisasi dan memanfaatkan potensi SDA (pertambangan, pariwisata, dll) demi kepentingan masyarakat.

  1. Tata Kelola yang Baik
Baca Juga:  Program Sakti Solusi Masyarakat Sejahtera, Warga "Lengket" Dengan Simon-Kim

Paket SN-KT fokus untuk,
Menata pemerintahan agar berjalan baik dan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Menata/mereformasi birokrasi agar bekerja sesuai tupoksi serta berjalan sesuai prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik dan bersih.
Menata ruang kabupaten secara baik dengan membangun pusat pemerintahan, perekonomian, pendidikan, kesehatan, perkebunan, pertanian, dll.

  1. Infrastruktur

Membangun Infrastuktur:
infrastruktur fisik. Bangun kawasan pemerintahan. Jalan-jalan protokol. Peningkatan sarana prasarana ibu kota kabupaten.

Bangun ruang terbuka hijau (RTH). Bangun ruang terbuka ramah perempuan dan anak (RT-RPA)

Infrastruktur ekonomi

Membentuk dan membangun BUMD yang handal untuk mengerakkan perekonomian masyarakat dari tahapan produksi sampai pemasaran.

Mensinergikan BUMDES dan BUMD demi menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Mendorong dan membagun home industri untuk mengelola hasil produksi pertanian masyarakat demi peningkatan ekonomi rakyat

Membangun usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Membangun industri kerajinan tangan. Membangun Plaza Malaka sebagai pusat pemasaran hasil usaha milik BUMD. (Joka/tim)

 

  • Bagikan