Mau Urus Paspor, Tidak Perlu Datangi Kantor Imigrasi

  • Bagikan

TimorBerita.Atambua|| Kantor Imigrasi kelas II TPI Atambua, melakukan pelayanan Easy passport. Pelayanan ini untuk memudahkan masyarakat pemohon paspor.

Pelayanan paspor tidak perlu datangi kantor Imigrasi tapi cukup datangi aula Plaza Pelayanan Publik Atambua, yang beralamat di kompleks lapangan umum kota Atambua.

Seluruh proses permohonan paspor mulai dari penyerahan dan pemeriksaan berkas persyaratan, wawancara, serta pengambilan data biometrik berupa foto dan sidik jari dilakukan di lokasi ini.

Baca Juga:  Bupati Belu Sudah Divaksin, Giliran Nakes dan Warga

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Kelas II TPI Atambua Revi Arinal Hakim saat dikonfirmasi Rabu (10/3/2021) mengatakan pelayanan ini adalah bagian dari pendekatan dan memudahkan masyarakat.

Dikatakan layanan Eazy Passport untuk instansi pemerintahan, swasta, organisasi atau komunitas maupun kelompok masyarakat.

Caranya sangat mudah, pemohon tidak perlu datang lagi ke kantor imigrasi. Tetapi pemohon paspor secara kolektif di kantor Plaza Atambua.

Baca Juga:  360 Kendaraan Bodong Gagal Dikirim ke Timor Leste, Polisi Amankan 9 Tersangka

“Melalui program Eazy Passport ini pemohon bisa mengajukan permohonan paspor tanpa datang ke kantor imigrasi karena kita sudah siapkan petugas yang siap disini,” ujarnya.

Lebih lanjut Revi menuturkan hingga saat kini sebanyak 20 paspor dari komunitas futsal kota Atambua sudah di proses.

Program pelayanan ini menyasar komunitas besar seperti pegawai di perkantoran pemerintah/TNI/Polri/BUMN/BUMD/swasta,warga perumahan dan komunitas atau organisasi.

” Pelayanan ini tentunya untuk semakin mendekatkan pelayanan imigrasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Staf Lapor Bupati, Malaka Belum Ada RPH dan Gudang Cadangan Pangan

Lanjut Ravi pelayanan ini baru dibuka sehingga butuh sosialisasi rutin kepada masyarakat. Salah satu penyebaran informasi keimigrasian berupa pembagian brosur dan infirmasi melalui media.

Ia menambahkan semua pelayanan yang dilaksanakan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya agar bisa memutuskan mata rantai penularan Covid.

” Kita semua patuhi protap Covid. sehingga bisa hentikan penyebaran Covid-19,” tandasnya. (Ren-05/Gio)

Editor Giovani Elias

  • Bagikan
error: Content is protected !!