Warga Lidak Atambua Temukan Bayi di Bantaran Kali, Begini Kondisinya

  • Bagikan

TimorBerita, Atambua – Warga Kelurahan Lidak Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) digegerkan dengan penemuan sosok bayi.

Kejadian yang menggegerkan warga sekitar itu tepatnya Kamis, 16 Juni 2022 dengan ditemukan seorang sosok bayi di bantaran kali Lafaekfera.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu pertama kali ditemukan warga setempat. Tangisan bayi itu terdengar sejak malam hari tetapi warga takut keluar malam.

Baca Juga:  Erik Rede Menang Telak, Domi Mere Belum Beruntung

“Bayi itu diduga dibuang setelah dilahirkan. Terbukti dari pusar yang masih tertempel ditubuh bayi itu,” ungkap Kasat Reskrim Polres Belu AKB Sujud Alif Yulamlam.

Sujud menjelaskan bahwa bayi itu ditemukan oleh warga sekitar saat mendengar tangisan bayi itu sejak malam hari. Namun warga takut keluar malam sehingga keesokan harinya baru ditemukan bayi tersebut.

“Bayi sudah menangis sejak malam hanya karena takut keluar malam sehingga warga sekitar baru cari pagi tadi. Setelah ditemukan bayi tersebut dimasukan didalam kantong plastik hitam,” jelasnya.

Baca Juga:  Pjs Bupati Belu Instruksi, Tekan Stanting, Cegah Malaria Ditenga Covid-19

“Warga sudah mendengar tangisan bayi ini sejak jam 11 malam namun karena takut, warga tidak berani untuk keluar malam. Pagi hari sekitar

pukul 5 pagi baru di temukan bayi di tengah kali didalam kantong plastik hitam,” ungkap mantan Kasat Reskrim TTU ini.

Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke polisi. Tim Inafis Polres Belu meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi.

Baca Juga:  Covid Belu 23 Kasus Baru, Kluster TNI Kavaleri Markas Lelowai

Saat ini bayi malang tersebut sudah dibawa ke RSUD Atambua untuk pemeriksaan dan mendapat perawatan intensif.

“Pihak kepolisian Polres Belu hingga saat ini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap siapa pelaku dan orangtua dari bayi malang ini,” tandas AKP Alif. (*)

  • Bagikan