Menteri Asal Pulau Dewata Bangun Rumah Perlindungan Perempuan Semua Daerah

  • Bagikan

TimorBerita. Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, bakal mendirikan rumah perlindungan perempuan untuk semua daerah.

Rumah perlindungan di bangun khusus untuk korban kekerasan diseluruh kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.

Menteri kelahiran pulau Dewata Bali dalam kesempatan diskusi di Gedung DPR RI, Jumat (4/12/2020) mengatakan perempuan yang menjadi korban kekerasan terus bertambah.

Menurut Bintang Puspayoga Selama ini masih banyak perempuan yang jadi korban kekerasan. Tiap kabupaten nanti akan disiapkan 2 para legal dan 2 psikolog, untuk mendampingi perempuan korban kekerasan.

Baca Juga:  TTU, Banyak Mantan Kades Bakal Gagal Maju pada Pilkades

Kebijakan ini merupakan komitmen dan jaminan negara untuk memberikan rasa aman, nyaman dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya. Juga dalam rangka pemenuhan hak-hak asasi, perlindungan bagi setiap orang dengan prinsip kesetaraan dalam kebhinekaan.

“Dengan begitu sudah sepatutnya peran semua pihak dikedepankan dalam pembangunan bangsa terutama perempuan,” ucapnya.
Apalagi, sejarah membuktikan peran perempuan dalam merebut dan mengisi kemerdekaan tidak dapat dipandang sebelah mata,” tambahnya.

Baca Juga:  Saksi Berbalik Dukung Terdakwa Ali Antonius, Begini Kata Pengamat

Menteri asal Pulau Dewata menuturkan bulan Desember menjadi penting bagi seluruh perempuan di Indonesia. Dimana pada 22 Desember nanti akan diperingati hari Ibu sebagai penghormatan bagi perempuan-perempuan Indonesia.

“Desember ini bulan yang sangat penting untuk mengenang perjuangan perempuan di Indonesia. Setiap tanggal 22 Desember, kita merayakan peringatan Hari Ibu,” jelasnya.

Menurutnya pemilihan tanggal ini bukannya tidak berdasar, tapi tanggal 22 Desember 1928 dilakukan kongres perempuan Indonesia Pusat pertama di Jogjakarta.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Belu Turun Pantau Kesiapan Gereja Jelang Paskah

Perempuan Indonesia menyatukan gagasan, pendapat dan pemikirannya mengenai peran perempuan dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

Peran ibu di Indonesia dimaknai sebagai kemajuan perempuan di Indonesia, dan menjalankan peran ibu bangsa.

“Peringatan Hari Ibu dimaknai dengan perjuangan perempuan yang tidak hanya memajukan kaumnya saja tetapi juga menjalankan peran sebagai ibu bangsa,” tandasnya. (rrc/ gio/ tim)

  • Bagikan
error: Content is protected !!