Menteri Pertanian Kunjungi Lokasi Food Estate, Petani Belu Minta Traktor

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Belu, Perbatasan RI-Timor Leste, Kamis (11/2/2021).

Kehadirannya untuk meninjau kawasan baru pengembangan lumbung pangan (Food Estate) tepatnya di desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam kunjungan itu para petani meminta dukungan bantuan sarana pendukung teknologi pertanian seperti traktor, pompa air dan bangunan irigasi sekunder dan tersier agar airnya bisa dialirkan dari bendungan sampai lokasi area persawahan.

Permintaan petani di sampaikan melalui laporan Wakil Bupati Belu, J-T Ose Luan di hadapan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungan itu.

Wakil Bupati Ose Luan mengatakan Kabupaten Belu memiliki musim kemarau lebih lama dari pada musim hujan. Sehingga sangat butuh bendungan sungai sebagai tempat penampung air agar bisa mendukung kemajuan pertanian.

Baca Juga:  Sehati Pimpin Pilkada Belu, Sahabat Tunggu C1 KWK

Dikatakan hadirnya bendungan Rotiklot sangat membantu masyarakat khususnya para petani. Kondisi saat ini bendungannya sudah dioperasikan, namun saluran sekunder dan tersiernya belum ada.

Sehingga melalui bapak Mentri pertanian, agar pemerintah pusat bisa membangun jaringan irigasi sekunder sehingga bisa dialirkan sampai area pertanian sawah.

Menurut Ose Luan, saat ini sarana dan fasilitas yang tersedia hanya traktor roda dua, sebanyak 30 unit milik kelompok tani. Pompa air sebanyak 32 unit milik kelompok tani, RMU 7 unit. Sedangkan jumlah petani terdapat 30 kelompok dengan jumlah anggota 493 orang. Terdaapat 23 kelompok tani yang belum dikukuhkan dengan jumlah 345 orang.

Baca Juga:  Belu Berduka Lagi, Sudah Tujuh Korban Covid di TPU Masmae

Dikatakan untuk memaksimalkan potensi lahan seluas 380 Ha itu, membutuhkan intervensi pemerintah pusat yakni jaringan irigasi tersier 350 Ha, sumur bor 10 unit, traktor roda empat 5 unit, traktor roda dua 30 unit, tice transplanter 10 unit, Cultivator 10 unit, pompa air 10 unit, sprinklor 100 unit dan RMU 2 unit.

Kesempatan itu Wakil Bupati Ose Luan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas kunjungannya di Kabupaten Belu. Juga terima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudah membangun sarana air bendungan Rotiklot dalam skala besar.

Baca Juga:  Pjs Bupati Belu Instruksi, Tekan Stanting, Cegah Malaria Ditenga Covid-19

” Bapak Menteri Pertanian terima kasih atas kunjungannya di Kabupaten Belu. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden yang sudah bangun bendungan Rotiklot. Mari kita bangun Indonesia dan sukseskan pengembangan food estate ini,” ujarnya.

Sesuai rencana potensi lahan untuk pengembangan Food Estate Rotiklot di Kabupaten Belu, seluas 380 hektare. Komoditi yang akan dikembangkan pada musim tanam I padi seluas 350 ha dan di musim tanam II untuk komoditas palawija seluas 200 hektare.

Selain pengembangan komoditas tanaman pangan, direncanakan juga pengembangan komoditas hortikultura seluas 25 hektare dan perkebunan sebanyak 50 hektare. (Ren/05-Red)

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan