Misa Kamis Putih di Perbatasan RI-RDTL, Begini Pesan Uskup Dominikus

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Uskup Atambua Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, memimpin Perayan Ekaristi Kamis Putih di Paroki Katedral St. Maria Immaculata Atambua, Kamis (1/4/2021).

Perayaan ekaristi berlangsung aman, lancar dan penih hikmah, dikawal ketat petugas keamanan Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja dan organisasi pemuda. Umat yang hadir semuanya mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Dalam khotbah, Uskup Atambua mengajak umat katholik untuk mengenang kembali perjamuan terakhir Yesus Kristus bersama murid-muridnya.

Perjamuan malam terakhir Yesus Kristus menyerahkan tubuh dan darah-Nya pada BapaNya di surga, dalam wujud roti dan anggur yang diberikan kepada para rasul.

Baca Juga:  Uskup Atambua Bersuara Batalkan Pameran HUT Kefamenanu

Tema perayaan kamis putih “Mengasihi Sampai Pada Kesudahan”, Uskup Dominikus mengingatkan umat katholik untuk membangun iman akan misteri hidup, sengsara, wafat dan kebangkitan Tuhan.

Peristiwa ini adalah puncak dan sumber dari seluruh kehidupan kita. Sumber dari iman kita, sumber dari liturgi kita dan sumber dari segala perbuatan hidup kita di dunia,” tandasnya.

Uskup Dominikus mengatakan dengan Paskah, Tuhan mengharapkan agar hidup manusia mengikuti teladan Tuhan. Dan kiranya melalui Paskah ini belajar dari kekuatan ditengah situasi hidup yang sulit karena Covid-19, ancaman hidup dan krisis ekonomi. Sehingga belajar dari Tuhan yang senantiasa menanggung dan mengatasi semuanya.

Baca Juga:  Panen Perdana Lombok Di Hauteas, Begini Pesan Uskup Atambua

“Mari kita menggunakan kekuatan itu untuk mengalahkan semua yang bisa kita kalahkan. Sehingga kita bisa membawa dunia lebih baik bersama Tuhan,” ajaknya.

“Selama masa Aksi Puasa Pembangunan (APP) tahun ini semua diundang untuk senantiasa bekerja, sebab alam kita saat ini rusak. Semuanya tersendat termasuk dunia pertanian juga ikut diporak poranda. Kita mengalami kesulitan karena memang kita belum menggunakan daya dan talenta yang telah Tuhan berikan. Kita belum olah secara maksimal untuk memperbaiki kehidupan kita,” tandasnya.

Baca Juga:  Panen Perdana Lombok Di Hauteas, Begini Pesan Uskup Atambua

Selain itu Uskup Dominikus berpesan di dalam situasi mencekam kejadian terorisme, mari terus membangun cinta kasih Tuhan, untuk mencintai sesama seperti Tuhan mencintai umat-Nya sampai wafat. Tuhan wafat di kayu salib dan bangkit untuk mempersatukan semua umat.

Usai perayaan ekaristi, Uskup Atambua Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, mengarak Sakramen Maha Kudus mengelilingi seluruh Umat Katholik yang hadir dalam perayaan misa kamis putih di gereja Katedral Atambua kota perbatasan negara RI-RDTL. (ren/gio)

  • Bagikan