MotoGP Mandalika Digelar Tahun Depan, Masyarakat Nonton Dan Nikmati Kue Pariwisata

  • Bagikan

TimorBerita, Jakarta – Persiapan digelarnya MotoGP tahun 2022 di Indonesia semakin oke. Ratusan rumah warga disulap jadi homestay. Pastinya masyarakat jadi penonton sekaligus nikmati kue pariwisata.

Balapan bergengsi dunia ini akan digelar di sirkuit MotoGP Mandalika Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dijadwalkan tahun depan.

Sebanyak 398 sarana hunian pariwisata atau homestay di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat siap dihuni pengunjung.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat pembangunan homestay di lima kawasan DPSP yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Manado-Likupang.

Homestay tersebut bisa dijadikan sebagai alternatif hunian bagi wisatawan yang berkunjung ke ajang balap tersebut.

Baca Juga:  Lima Shio Sosok Paling Jenius Miliki Kemampuan Otak Berkesan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya, Selasa 19 Oktober 2021 merilis bahwa pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata.

Terkait hal ini, Kementerian PUPR telah merenovasi rumah warga agar layak untuk dijadikan homestay di kawasan wisata sehingga masyarakat setempat bukan hanya jadi penonton, tetapi bisa menikmati kue pariwisata.

Direktur Rumah Khusus Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Yusniewati mengatakan, pihaknya juga siap mensukseskan ajang MotoGP di Mandalika, NTB dengan memberikan bantuan rumah khusus bagi warga terdampak pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika.

Baca Juga:  BPD Desa Matabesi Gelar LKPJ Akhir Masa Jabatan Kades

“Adanya pembangunan homestay sangat membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, rumah-rumah masyarakat yang dulunya tidak layak huni kini berubah menjadi lebih rapi dan nyaman,” terangnya saat mendampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin 11 Oktober kemarin.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I Ditjen Perumahan Rini Dyah Mawarty menambahkan, saat ini ada 398 unit yang sudah selesai dibangun.

“Rumah-rumah warga yang tidak layak huni sebelumnya didata dan diberikan pendampingan agar direhab menjadi lebih layak huni serta memiliki fasilitas penginapan layak setara homestay,” ujar Rini.

Baca Juga:  Jonas Salean Terdakwa, Penerima Tanah Belum Tersentuh, Kajati NTT Ditantang

Pembangunan sarana hunian di KSPN Mandalika memiliki total 915 unit. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua yakni 300 unit di Kabupaten Lombok Tengah untuk mendukung ajang MotoGP dan 98 unit di Kabupaten Lombok Utara.

Sedangkan sisanya sebanyak 517 unit dilaksanakan pembangunan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di sepanjang koridor pintu masuk di kawasan Mandalika.

“Kami berharap pembangunan sarana perumahan ini masyarakat bisa menempati rumah layak huni sekaligus meningkatkan perekonomian dengan membuka homestay bagi para wisatawan yang datang berkunjung,” pungkasnya.(dtc/Timorberita)

  • Bagikan
error: Content is protected !!