Nasib Pendidikan Ditengah Covid-19 Ujian Nasional Dihapus, Begini Nasib Siswa Tamatan Akhir

  • Bagikan

TimorBerita. Jakarta – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI resmi menghapus Ujian Nasional tahun 2021.

Lantas seperti apa siswa tamatan kelas 6 SD/sederajat, kelas 9 SMP/sederajat dan kelas 12 SMA/sederajat.

Rupanya keputusan menghapus ujian nasional (UN) tahun 2021 merupakan imbas dari pandemi Covid-19 yang terus meningkat. Tak hanya UN 2021, ujian kesetaraan 2021 juga turut ditiadakan.

Keputusan Kemendikbud tertuang dalam Surat Edaran (SE) No. 1 tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan Serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca Juga:  PSI Desak Kembalikan Honor Pemakaman Jenazah Covid-19

Dihapusnya UN dan ujian kesetaraan 2021, Kemendikbud memberikan sejumlah opsi pengganti UN 2021 sebagai syarat kelulusan bagi siswa tingkat akhir.

Pengganti Ujian Nasional 2021 ini dilakukan sesuai kebijakan dari masing-masing satuan pendidikan.

Berikut empat opsi pengganti UN 2021

1). Portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap/perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil perlombaan, dan sebagainya). 2). Penugasan. 3). Tes secara luring atau daring. 4). Bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Sambangi Desa Tertua di Bali, Ini Kosep Yang Ditemukan

Akan tetapi meski diberikan opsi pengganti Ujian Nasional, para siswa tingkat akhir juga harus memenuhi syarat kelulusan sebagaimana dikeluarkan oleh Kemendikbud, di antaranya:

  1. Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan setelah menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester.
  2. Peserta didik juga memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik.
  3. Peserta didik mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.
Baca Juga:  Warga Terlambat Olah Lahan Henri Simu Bantu Hand Tractor

Sedangkan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dapat mengikuti uji kompetensi keahlian selain mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan terkait, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (KompasTv/Gio-01/ TB)

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan
error: Content is protected !!