Paguyuban JOGLOSEMAR Ibarat Angin Tak Terlihat Wujudnya Namun Terasa

  • Bagikan

TimorBerita.Kefamenanu || Paguyuban Joglosemar Kabupaten TTU sejak awal bencana hingga saat ini terus memberikan perhatian dan kepedulian kepada korban bencana badai Seroja yang menimpa warga Kabupaten TTU, beberapa waktu lalu.

Paguyuban Joglosemar merupakan perkumpulan orang dari Jawa khususnya Jogya dan Jawa Tengah di TTU.

Sejak 4 April 2021 hingga saat ini memberikan bantuan kepada koban bencana badai di TTU baik di lokasi-lokasi pengungsian dalam Kota Kefamenanu maupun di luar Kota Kefamenanu seperti di Wilayah Pantura.

Ketua Paguyuban Joglosemar Kabupaten TTU, Mariana S.A Nope Ukat, menyampaikan hal tersebut saat menyerahkan bantuan yang ketiga kalinya bagi warga terdampak di Kelurahan Maubeli Kecamatan Kota Kefamenenu,Sabtu ( 1/5/ 2021).

Kegiatan yang dilaksankan di Kantor Lurah Maubeli dihadiri penasehat Paguyuban Joglosemar Kristoforus Ukat, Alfons Tuames, Wakil Ketua Arinto Widyarso, Sekretaris 2 Maria G.D Lantikasari dan anggota F.X Ruruh Wardani, Iluminatha Nahak.

Bantuan diterima langsung warga terdampak disaksikan Lurah Maubeli Simon Kapitan, bersama perangkatnya.
Menurut mantan Ketua TP. PKK Kecamatan Miomaffo Timur periode 2006-2009 ini, bahwa bantuan pertama dari Paguyuban Joglosemar berupa bantuan tanggap darurat diberikan saat kejadian.

Yakni pada Minggu malam tanggal 4 April 2021 dimulai kepada warga terdampak bencana di Kelurahan Benpasi Kecamatan Kota Kefamenanu.

Lanjut ASN yang sementara melanjutkan pendidikan Magister Administrasi Publik di Universtias Brawijaya Malang bahwa pemberian bantuan terus dilakukan kepada warga terdampak bencana di Kecamatan Kota Kefamenanu baik di Kelurahan Kefamenanu Selatan maupun Kelurahan Maubeli.

Berupa paket bantuan sembako, susu ibu hamil dan menyusui, susu untuk balita, air bersih, alat-alat dan keperluan mandi dan cuci serta peralatan dapur berupa kompor, wajan dan dandang.

Ia mengatakan semua bantuan yang diberikan langsung diterima oleh warga terdampak dihadapan aparat kelurahan masing-masing. Bantuan-bantuan tersebut dihimpun dari kepedulian pengurus dan anggota Paguyuban Joglosemar TTU.

Para donatur baik perorangan maupun komunitas yang berada diluar Kabupaten TTU termasuk didalamnya komunitas Laskar Peduli SCC Pimpinan Fr. Yohanes Ari, SCC.

Bantuan yang telah diberikan terbagi dalam 3 tahap dengan total pendistribusian sebanyak 10 kali di lokasi pengungsian yang ada dan masih akan ada satu kali distribusi yaitu di Kelurahan Benpasi berupa paket alat dapur, tandas Nope. ( kend)

  • Bagikan