Paket Sehati Bangun Belu Dengan Sentuhan Lima Program Unggulan

  • Bagikan

Timorberita. Atambua – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, menggelar Debat pertama kampanye terbuka pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Belu, yang berlangsung di aula Hotel Matahari Atambua Jumat (30/10/2020).

Moderator debat kampanye dipandu akademisi dari Universitas Muhamadyah Kupang, Ahmad Atang.

Dihadapan Moderator, KPU, Bawaslu Kabupaten dan Tim Pendukung Paket Sehati pasangan calon Taolin Agustinus dan Aloysius Haleserens, optimis menang Pilkada. Paket ini memiliki konsep membangun Belu dengan sentuhan terobosan perubahan lima program unggulan.

Berikut paslon nomor urut 2 dalam pemaparan visi misi dan program kerja saat segmen awal Debat terbuka. Calon Bupati Taolin Agustinus menyampaikan Visi, masyarakat Belu yang sehat berkarakter dan kompetitif. Untuk mewujudkan visi tersebut paket Sehati memiliki misi yang di wujudkan dalam lima program unggulan.

Baca Juga:  KPU Buka Ruang Konsultasi, Bawaslu Surati Balon Bupati dan wakil Bupati

Program pertama adalah Sumder Daya Manusia (SDM) ; Kesehatan gratis untuk semua masyarakat Belu hanya dengan menggunakan KTP. Pendidikan berkualitas formal dan non formal dan informal. KIP kuliah bagi mahasiswa berprestasi.

Program kedua ada di bidang ekonomi program intensifikasi dan ekstensifikasi tanaman umur pendek sesuai potensi wilayah setempat untuk mendukung kebutuhan pokok dan pendapatan masyarakat. Dukungan pemerintah untuk olah lahan, bibit unggul dan pupuk subsidi. Dan mengembalikan kejayaan sapi Timor dan bukan sapi impor. Harga komoditas hasil yang bersaing, dengan dukungan pemerintah.

Program ketiga infrakstruktur air bersih; optimalisasi sumber dan jaringan kota dan pedesaan. Rumah layak huni untuk masyarakat tidak mampu. Termasuk warga baru yang membela merah putih tetapi hingga kini belum dapat rumah tinggal layak huni dan tanah.

Baca Juga:  DPD PSI Sabu Raijua Resmi Dukung Nik Rihi Heke- Yohanes Uly Kale

Program ke empat reformasi birokrasi hukum dan pemeberdayaan perempuan dan anak. Menjamin transparansi akuntabilitas rekrutmen dan pembinaan karier ASN, tenaga kontrak daerah ataupun pegawai pemerintah dengan kontrak kerja. Peningkatan kesejahateraan ASN dan tenaga kontrak serta tenaga relawan yang lain. Penegakan hukum yang terbuka dan berkeadilan. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Program yang kelima budaya dan lingkungan hidup; Menjamin kelestarian ekosistem lingkngan hidup dan pelestarianbudaya.

Untuk itu di perlukan strategi untuk mewujudkan program ini yakni sinkronsasi, pengkajian teknis dengan skala prioritas, monitoring dan evaluasi. Sedangkan nilai yang diusung tansparansi, akuntabilitas dan kerjasama semua stake holder.

Menurut Paket SehatiĀ  Strategi sinkronisasi perencanaan anggaran, kabupaten dan provinsi. Sinkronisasi anggaran penting, dengan membagi peran yang baik agar tidak tumpang tindih. Perlu kajian teknis dan skala prioritas. Perencanaan harus berdasarakan kajian teknis dan terukur agar menjamin keberhasilan program. Paket Sehati akan melakukan perubahan pola perencanaan dari pola instan menjadi pola unggulan.

Baca Juga:  Dukcapil TTU Terus Tingkatkan Pelayanan

Mengutamakan skala prioritas karena lebih mengutamakan kepentingan masyarakat banyak sebagai pertimbangan utama. Bukan kepentingan pribadi keluarga atau kelompok.

Dikatakan Paket Sehati akan melakuan perubahan dengan skala prioritas. Sebagai contoh masyarakat butuh makan, minum, air, berobat, ini yang menjadi skala prioritas bukan kita membuat proyek. Monitoring dan evaluasi secara periodik dan terus menerus secara berjenjang dari desa kelurahan. Sehingga nilai yang diusulkan transparan, akuntabel dan kerja sama semua pihak. (ren/ tim)

  • Bagikan
error: Content is protected !!