Pasar Baru Semrawut, Bupati TTU Perintah Penataan Ulang

  • Bagikan

TimorBerita.Kefamenanu || Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai besok akan melakukan penataan ulang dan penertiban terhadap pelaku bisnis di lokasi pasar tersebut yang terkesan semberaut selama ini termasuk penataan areal parkir.

Hal ini terungkap saat Plt. Sekda Kabupaten TTU, Fransiskus Fay, Rabu (19/5/2021) siang kemarin bersama sejumlah pimpinan OPD sekitar pukul 13.30 Wita melakukan kunjungan ke area pasar yang terletak di Kelurahan Benpasi Kecamatan Kota Kefamenanu itu.

Disaksikan media ini, Plt. Sekda TTU tiba lebih awal dari pimpinan OPD terkait lainnya di lokasi kunjungan. Beberapa menit kemudian menyusul Kepala Satuan Pamong Praja TTU, Ans Solokana, Kadis Pendapatan Daerah TTU, Yuventus Kabelen, Camat Kota Kefamenanu, Hironimus Bana dan sejumlah pimpinan OPD lainnya.

Baca Juga:  Masyarakat TTU Diimbau Pilih Pemimpin Rendah Hati

Setelah semua lengkap, Plt. Sekda TTU langsung menetapkan areal parkir di pasar tersebut yakni di gedung kantor yang dibungun oleh Dinas Pendapatan Daerah beberapa waktu lalu.

Selain itu menetapkan gedung tersebut sebagai pos terpadu yang akan digunakan para petugas dari pemerintah daerah dan unsur keamanan di pasar tersebut.

Usai menetapkan, Plt. Sekda TTU yang juga adalah Kadis Peternakan TTU ini didampingi sejumlah pimpinan OPD tersebut meninjau beberapa los pasar yang selama ini tidak ditempati oleh para prdagang. Sejumlah los ruang ini dia biarkan kosong dan tidak teratur, bahkan ada sejumlah yang sangat kotor dan jorok.

Baca Juga:  Covid-19, Angka Kemiskinan TTU Bertambah

Di sela-sela kunjungan tersebut, Plt. Sekda minta kepada Pimpinan OPD di bawah koordinasi Kasat Pol. PP TTU untuk mulai besok dilakukan penertiban baik berkaitan dengan parkiran maupun penataan para pedagang.

Alumunus Fakultas Peternakan Undana Kupang ini menegaskan, para pedagang harus menjalankan usaha jualannya sesuai dengan rencana penataan dari Pemka TTU yakni ada lokasi pasar basah dan pasar kering sehingga menarik dan teratur.

Frans sangat mengharapkan dalam penertiban harus dilakukan secara persuasif menciptakan rasa nyaman untuk para pedagang dan pengunjung.

Baca Juga:  Bupati TTU Janji Naikan Gaji Tekoda & Terima Setiap Bulan

“Mulai besok sudah harus ditertibkan. Pintu masuk dan pintu keluar serta area parkir harus sesuai rencana. Namun, dalam penertiban tidak boleh ada kekerasan. Ini adalah permintan dan harapan dari bupati. Jadi, harus persuasif,” tegasnya kepada sejumlah pimpinan OPD TTU siang itu.

Dia juga menegaskan perlu ada penyampaian awal kepada para pedagang sehingga tidak menimbulkan masalah.

“Saya berharap semua pedagang dapat memahami hal ini karena semua ini demi kebaikan kita bersama,” tegasnya.

Usai melakukan koordinasi, dan pengumuman dari Sat. Pol. PP TTU tentang rencana tersebut, Sekda bersama tim meninggalkan lokasi tertsebut sekitar pukul 14.15 Wita. (Kend-03TBcom)

  • Bagikan
error: Content is protected !!