Pasien Sembuh Corona Hadiri Apel, Kapolres Belu Himbau Kawal Vaksin

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Komunitas Penyintas Covid 19 atau orang yang sembuh dari Corona Virus (Covid-19) menghadiri apel bersama jajaran personil Polres Belu dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) .

Apel Bhabinkamtibmas ini digelar di halaman Polres Belu Kamis (17/6/2021), dipimpin langsung Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh.

Hadir apel Dandim 1605 Belu yang diwakili Kasdim 1605 Belu, Mayor inf. Ery Nono, Danyon RK 744/SYB Letkol Inf. Alfat Denny Adrian, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, Wakapolres Belu Kompol Fajar Virgantara Syarifuddin dan Pejabat utama Polres Belu, Pasi Ops Kodim 1605 Belu, Perwira Staf serta para Kapolsek jajaran Polres Belu.

Baca Juga:  Telegram Kapolri, Dua Kapolres NTT Dimutasi

Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh saat membacakan amanat Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif mengatakan saat ini Provinsi NTT menerima vaksin sebanyak 501.496 dosis. Jumlah yang digunakan sebanyak 423,781 dosis untuk tiga sasaran. Perinciannya tenaga kesehatan sebanyak 67.155 dosis, pelayanan publik 317,497 dosis dan lansia 38,729 dosis.

Untuk itu lanjut Khairul Saleh, Kapolda NTT meminta seluruh jajaran polda NTT untuk terus melakukan pengawalan, pengamanan dan pengawasan baik saat pendistribusian, penyimpanan, maupun nantinya saat vaksin tersebut diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Pasien Covid Meninggal di RSUD Kefa Sempat Rujuk di RS Halilulik

Semua kita harus kawal vaksin yang sedang dilakukan pemerintah. Hal ini sejalan dengan program prioritas Kapolri melalui transformasi operasional yaitu kegiatan pemantapan dukungan polri dalam penanganan Covid-19, yang diimplementasikan dalam aksi mengerahkan seluruh sumber daya Polri dalam membantu pemerintah menanggulangi Covid-19 dan mendukung program vaksinasi nasional,” tegas Kapolres Belu.

Lanjut Khairul saat ini kasus Covid-19 masih terus meningkat sehingga Pemerintah terus menggenjot program vaksinasi dan penegakan disiplin kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Baca Juga:  BAP Ditunda, Direktur SKM Tidak Hadir Mediasi

Dikatakan untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan dampaknya, maka seluruh komponen harus bahu membahu menerapkan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun.

Optimisme masyarakat harus terus dijaga dengan keseriusan dan upaya pemerintah melakukan percepatan penanganan pandemi covid-19. Sehingga semua komponen masyarakat bisa mensukseskan program vaksinasi nasional dengan melakukan penegakan disiplin, operasi yustisi terhadap protokol kesehatan secara humanis dan tegas. (Ren/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!