Paslon Lupa, Bawaslu Belu Ambil Alih Tertibkan APS

  • Bagikan

ATAMBUA, Timorberita.com – Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kabupaten Belu melakukan penertiban alat peraga sosialisasi (APS) pasangan calon bupati dan wakil bupati Belu yang masih terpasang.

Penertiban dilakukan setelah diberikan surat pemberitahuan dan rapat koordinasi yang melibatkan KPU, Polres, Pol PP dan tim sukses pasangan calon.

Penertiban APS berlangsung serentak pada Selasa (6/10/2020). Penertiban untuk semua baliho yang terpasang tidak sesuai ketentuan yang berlaku seperti di jalan, depan rumah fasilitas umum dan lainnya. Alat peraga berbeda ditertibkan karena belum ada nomor urut dan partai koalisi.

Baca Juga:  Paket Sahabat Nomor 1 Terdepan Tanda Menang

Ketua Bawaslu Belu Andreas Parera, menjelaskan penertiban bahan sosialisasi melibatkan Anggota Satuan Pol PP Setda Belu dan koordinasi Polres Belu.

Penertiban alat peraga sosialisasi mengatakan Bawaslu serentak melakukan penertiban untuk semua titik di Kabupaten Belu.

Dikatakan penertiban untuk tiga kecamatan dalam kota Atambua, dilakukan Bawaslu Kabupaten melibat tim gabungan dari Satuan Pol PP dan Polres. Sedangkan untuk Kecamatan lainnya penertiban berkoordinasi Kapolsek, Danramil, Camat dan linmas.

Baca Juga:  Pemkab TTU Siap Lanjutkan MOU Dengan UNDANA

Diakatakan daalam penertiban bahan sosialisasi sebanyak 8 67 alat peraga sosialisasi yang berhasil ditertibkan.  Terdiri dari baliho 693 spanduk 8 6 poster 57 dan stiker 31 buah. Alat peraga sosialisasi mestinya sejak tahapan kampanye masing -masing paslon sudah menurunkan sejak 26 September 2020 lalu.

“Bahan sosialisasi paslon seharusnya sudah diturunkan dan memasang Alat Peraga Kampanye (APK) yang disiapkan dari KPU juga disiapkan paslon.

Baca Juga:  Bawaslu Belu Hentikan Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye di Desa Naitimu

Andreas menjelaskan Bawaslu terus melakukan pemantauan di lapangan. Jika pemasangan APK desainnya berbeda atau tidak pada lokasinya tentunya ditertibkan.

Dijadwalkan penertiban tim gabungan akan dilakukan Novemver dan masa tenang.

“Kita akan melakukan pemantauan lagi. Kalau pemasangan tidak sesuai kita akan tertibkan. Seperti fasilitas umum tiang listrik, di pohon, melintang di jalan kita akan tertibkan,” sebutnya. (ren)

  • Bagikan
error: Content is protected !!