Pastikan Bantuan Rp 2.6 miliar Untuk Belu, Ansi Lema Bertemu 13 Kelompok Tani

  • Bagikan

Timorberita. Atambua-  Anggota Komisi IV DPR RI Yohanes Fransiskus Lema, melakukan reses di Kabupaten Belu Selasa (27/10/2020). Kehadirannya untuk memastikan realisasi bantuan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) untuk 13 kelompok, senilai Rp 2.6 miliar.

Anggota DPR RI Asal Fraksi PDIP ini menuturkan bantuan UPPO  merupakan hasil kerja sama dirinya dengan Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian. Realisasi bantuan ini sudah di terima 13 kelompok tani sasaran penerima bantuan UPPO.

“Reses ini saya bertemu perwakilan 13 kelompk tani.  Mereka datang menyampaikan terima kasih. Karena telah mendapatkan transfer tunai pencairan tahap pertama bantuan UPPO,” tandasnya.

Baca Juga:  Dua Tahun Raih Predikat Opini WTP, Belu Terima Penghargaan

Yohanes yang biasa di sapa Ansi Lema menjelaskan realisasi bantuan untuk 13 kelompok tani. Masing-masing kelompok mendapat Rp 200 juta. Sehingga akumulasi bantuan UPPO yang disalurkan untuk Belu sebesar Rp 2.6 miliar.

Ia menjelaskan bantuan UPPO terdapat 3 tahapan dalam proses pencairan. Tahap pertama dialokasikan untuk pembangunan gudang kompos dan kandang sapi. Tahap kedua untuk pengadaan alat pengelola pupuk organik, dan tahap ketiga untuk pengadaan sapi serta pakan.

Menurut Ansi saat ini 13 kelompok sedang membangun gudang kompos dan kandang sapi. Dan siap melanjutkan ke tahap berikut. Bantuan ini diberikan secara gratis, dan langsung ditransfer ke kelompok penerima. Sehingga tidak diperkenankan untuk melakukan pungutan sebagai balas jasa.

Baca Juga:  Ibu Wakil Bupati TTU Terus Salurkan Bantuan Kemanusian

“Bantuan UPPO merupakan hasil kerja sama saya dengan Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian,” tandas Ansi.

Di hadapan kelompok tani dirinya berpesan agar memanfaatkan bantuan UPPO sesuai peruntukkannya. Yakni produksi pupuk organik, sehingga kabupaten Belu memiliki potensi produksi pupuk organik, yaitu pupuk organik bebas bahan kimia.
Pupuk ini sangat baik karena tetap menjaga kesuburan tanah.

Di samping itu, lanjut Ansi pupuk ini dapat merehabilitasi tanah karena menyediakan unsur hara dan memperbaiki struktur serta pori-pori tanah.

Baca Juga:  Ansi Lema Kunjungi Kelompok KBR Noelbaki

Ia berharap melalui bantuan ini, para petani dan peternak dari 13 kelompok akan menghasilkan pupuk organik berkualitas secara mandiri dengan teknologi modern yang dapat dipasarkan secara profesional.

Dikatakan produksi tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sendiri. Tetapi dapat memasarkan pupuk organik sebagai tambahan pendapatan para petani dan peternak Kabupaten Belu.

Semoga berbagai bantuan hasil aspirasi kerja sama dengan mitra Komisi IV DPR RI turut berkontribusi bagi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Belu. (Senab)

 

  • Bagikan
error: Content is protected !!