Peduli Lingkungan STPM Sanur Ende Penghijauan di Pantai Nanganesa

  • Bagikan

TimorBerita, Ende – Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Ende melakukan aksi penghijauan di pantai Nanganesas.

Aksi peduli lingkungan yang digelar mahasiswa STPM Sanur Ende Prodi Pembangunan Masyarakat, berlangsung di Desa Wolotopo, Sabtu13 November 2021.

Aksi peduli lingkungan para mahasiswa disekitar bibir pantai Nanganesa tepatnya arah timur tangga alam dengan melakukan penanaman pohon waru.

Dosen STPM, Raymundus L.R. Raki, S.Fil, M.A disela-sela kegiatan kepada media ini mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan pantai. Kegiatan penghijauan ini menjadi bagian dari aksi atas teori yang di dapat di kampus sebab area ini selama ini kurang mendapatkan perhatian pihak lain termasuk pemerintah.

Baca Juga:  Desa Kabuna Wakili NTT, Target Masuk Tiga Nasional Kompetisi KIP

” Kami melakukan penghijauan disekitar pantai Nanganesa sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan. Lokasi ini belum mendapatkan perhatian serius pemerintah juga ini adalah aksi atas teori yang diajarkan di kampus. Penghijauan ini merupakan kolaborasi konsep antar semester 7 dan semester 5,” tandas Raymundus yang biasa disapa Rully.

Lebih lanjut Dosen Rully mengatakan aksi ini bertujuan untuk mencegah abrasi pantai juga . Sekaligus menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi lokus wisata dan tempat rekreasi. Selain itu aksi ini menjadi motivasi kepada pihak lain akan pentingnya peduli lingkungan.

” Area pantai di seputar Nanganesa berpotensi terjadi abrasi. Untuk itu kami melakukan aksi penghijauan disini,” ujarnya.

Baca Juga:  Dinas Kominfo Belu Gelar Bimtek KIM Desa

Lanjut Rully pihak kampus juga berupaya untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan pantai Nanganesa agar bisa dijadikan lokus pariwisata baik sekarang dan masa yang akan datang.

Ketika ditanya apakah ada bentuk kerja sama dengan pemerintah daerah atau pemerintah desa, Dosen muda STPM ini mengatakan sebelum adanya kegiatan ini para mahasiswa dibawa bimbingannya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa.

” Sebelum terjun kelapangan dan memilih lokus disini adik-adik mahasiswa sudah berkordinasi dengan Pemdes Wolotopo. Kegiatan penghijauan dilakukan di pantai Nanganesa dan didukung Kades dan aparatur desa buktinya tadi ikut bersama dalam pengfhijauan ini,” ujarnya.

Sementara itu Mario Agusto Wio, mahasiswa STPM mengatakan aksi penghijiauan yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan menjadi bagian dari tindakan nyata atas teori yang selama ini diperoleh di kampus.

Baca Juga:  Lima Hakim Terpapar Covid-19 Pengadilan Negeri Atambua Ditutup

Menurut Wio, aksi penghijauan sebagai tanggungjawab semua pihak termasuk mahasiswa untuk peduli terhadap lingkungan. Juga menjadi motivasi untuk pihak lain termasuk masyarakat umum untuk ikut peduli terhadap lingkungan.

” Aksi ini menjadi hal yang wajib dilakukan oleh mahasiswa. Sebagai agen perubahan mahasiswa diharapkan mampu dan peka terhadap semua venomena sosial termasuk kondisi lingkungan. Aksi ini juga menjadi bagian dari representasi atas teori yang kami dapat selama ini berproses di kampus,” ujar Wio. (Angan Riwu/Dom)

  • Bagikan
error: Content is protected !!