Pembukaan Sidang I DPRD Belu, Sebagai Wahana Evaluasi Pembangunan

  • Bagikan

TimorBerita. AtambuaKetua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belu Jeremias Manek Junior membuka secara resmi Rapat Paripurna Pembukaan Sidang I DPRD Kabupaten Belu Tahun 2020.

Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2019, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Senin (13/7/2020).

Dalam Rapat Paripurna Pembukaan Sidang I DPRD Kabupaten Belu Tahun 2020 juga dilakukan penyerahan Rancangan KUA-PPAS Pemerintah Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2021. Oleh Bupati Belu kepada Ketua DPRD Kabupaten Belu serta Penyampaian Nota Pengantar Atas Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2019 oleh Bupati Belu Willybrodus Lay, didampingi Wakil Bupati Belu  J. T. Ose Luan serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Belu Marsel Mau Meta.

Ketua DPRD Belu Jeremias Manek Junior dalam sambutannya mengatakan berdasarkan keputusan badan musyawarah DPRD Kabupaten Belu Nomor 14 Tahun 2020,  tanggal 10 Juli 2020. Sidang I DPRD Kabupaten Belu Tahun 2020 dimulai hari ini. Dengan 3 agenda pokok yakni Penyampaian Pelaksanaan APBD Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2019 dan Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan Eksekutif serta Penyerahan Rancangan KUA-PPAS Pemerintah Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2021.


Manek Junir menjelaskan sesuai amanat UU 23 tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah dan UU 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara menegaskan bahwa Kepala Daerah menyampaikan Ranperda  tentang pertanggunjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Dikatakan pertanggungjawaban Kepala Daerah, pada hakekatnya merupakan kewajiban Pemerintah Daerah untuk menjelaskan kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Selama satu tahun anggaran sebelumnya kepada masyarakat melalui DPRD selaku pemegang mandat masyarakat.

” Momen ini merupakan wahana evaluasi sejauhmana perkembangan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah pada tahun lalu,” tandasnya.

Manek Junior juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah dan seluruh jajaran yang telah bekerja keras atas pencapaian terkait hasil pemeriksaan BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2019.  Sebagaimana Kabupaten Belu secara berturut-turut selama 2 tahun mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dikatakan dengan pencapaian ini menunjukan terjadinya peningkatan kinerja pemerintah terutama dalam penyajian Laporan Keuangan berbasis aktual. Sehingga diharapkan agar Pemerintah Kabupaten Belu tetap mempertahankan status tersebut pada tahun mendatang.

“Saya mengingatkan kepada kita semua bahwa sesuai ketentuan regulasi, persetujuan bersama atas rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD paling lambat pada akhir Bulan Juli. Sehingga kita semua baik eksekutif maupun legislatif diharapkan untuk memanfaatkan waktu sidang dengan lebih efektif, agar pelaksanaan sidang ini dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan sidang,” tandasnya.

Lebih lanjut Manek Junior mengatakan sidang DPRD Kabupaten Belu tahun 2020 akan dilanjutkan pada Selasa 14 Juli 2020 dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Belu terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019. Dan dua rancangan Perda yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Belu.

Hadir dalam pembukaan sidang I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belu Tahun 2020, para Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Belu serta instansi vertikal Kabupaten Belu. ( Ren/ Gio)

Baca Juga:  Suasana Haru Mewarnai Sertijab Bupati Malaka, Ini Pesan Viktor Manek
  • Bagikan
error: Content is protected !!