Pengaduan Lancar, Kajari TTU Komitmen Proses Tuntas

  • Bagikan

TimorBerita.Kefamenanu || Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), serius mengawal pemanfaatan dana desa. Dalam sepekan terdapat belasan pengaduan penyalagunaan keuangan dana desa.

Para Kades di beri warning untuk lebih tertib terkait pemanfaatan keuangan desa bila ada indikasi sebaiknya segera diselesaikan kekurangan.

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, Senin (24/5) menyebutkan dalam sehari pihaknya bisa menerima tiga hingga empat laporan penyalahgunaan Dana Desa pengaduan dari masyarakat.

” Dalam sehari ada tiga hingga empat laporan dan pengaduan dari masyarakat,” tandasnya.

Dikatakan pengaduan warga terkait dugaan penyelewengan pemanfaatan dana desa tentunya ditindaklanjuti. Sehingga untuk memastikan benar tidaknya laporan warga tentu melalui tahapan dan berdasarkan fakta hukum.

Baca Juga:  Pemdes Ponu Siaga, Dampingi Capilduk Benahi Data Kependudukan

Menurut Robert, pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan warga terkait penyalahgunaan Dana Desa. Pihaknya sudah membangun komunikasi dengan Pemerintah Daerah.

Sehingga para kepala desa dan bersama seluruh perangkat desa, termasuk mantan kepala desa sebaiknya berbenah diri bekerja sesuai aturan. Jika terdapat kekurangan item pekerjaan maka sebaiknya segera diselesaikan termasuk dana desa yang dipinjam pakai tidak sesuai aturan.

” Kedepan saya sudah bangun komunikasi dengan Bupati. Suatu saat akan melakukan pemeriksaan, sehingga sesewaktu ada pemeriksaan sudah clear tidak berdampak hukum,” jelasnya.

Baca Juga:  Lakmas NTT Kesal Kejari TTU Lamban Proses Kasus Dana Desa Naekake B

Robert menuturkan langkah pencegahan perlu dilakukan sebab saat ini di kepemimpinannya sudah empat kepala desa yang diproses hukum terkait dana desa. Pemberkasan sudah 50 persen menunggu saja kelengkapan syarat-syarat materil untuk dilimpahkan.

” Empat kepala desa sedang diproses berkasnya. Dipastikan bulan Juni semua sudah bisa di sidangkan,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati TTU, David Juandi kepada wartawan mengatakan sangat mendukung kinerja Kejaksaan Negeri Kabupaten TTU, untuk pemberantasan korupsi.

Semua laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan jika terdapat temuan penyimpangan pengelolaan anggaran diserahkan kepada kejaksaan baik pada dinas, badan maupun dana desa.

Baca Juga:  Kasus Bupati TTU Berlanjut, Kuasa Hukum Korban Datangi Bareskrim Polri

“ Kita sangat dukung kerja-kerja dari Kejaksaan Negeri TTU. Selama ini kelemahannya kita tidak menindaklanjuti LHP itu. Padahal saat kita lakukan pemeriksaan sudah kasih keluar tenaga dan uang. Tetapi hasilnya keluar kita tidak tindak lanjuti,” tandasnya.

Lanjut Bupati David dimasa kepemimpinannya bersama wakilnya dalam waktu dekat akan menghimpun semua LHP yang terdapat temuan untuk diserahkan ke kejaksaan untuk ditindaklanjuti agar menjadi efek jerah. (Rey)

  • Bagikan