Penyerahan SK Guru Kontrak, Ketua PGRI Apresiasi Bupati dan Wabup TTU

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Kabupaten Timor Tengah Utara memberi apresiasi khusus kepada pemerintah kabupaten TTU.

Apresiasi khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati TTU, Drs. David Juandi dan Drs. Eusabius Binsasi atas penyerahan SK kepada 2.712 guru tenaga kontrak daerah (Tekoda) di Aula Bale Biinmaffo pada Rabu kemarin.

Ketua PGRI Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dominikus Nitsae SPd, Sabtu (12/6/ 2021) di Kefamenanu mengatakan, pemberian SK kontrak kepada ribuan guru merupakan langkah yang sangat tepat yang diambil Pemda Kabupaten TTU.

Menurutnya dengan pemberian SK kontrak maka para guru dapat menjalankan tugas dan kewajibannya lebih tenang dan semangat lagi karena sudah ada kepastian akan statusnya sebagai PTT. Para guru tentunya merasa lebih aman, bangga dan senang di pertengahan tahun sudah menerima SK apalagi rencana kedepan hak guru akan dibayar setiap bulan bahkan menaikan lagi upahnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkab Belu Kerjasama Polres Belu

” Kita sangat mengapresiasi niat Pemkab untuk menaikan upah kotrak. Gaji kontrak harus diperhatikan karena mereka bekerja setara dengan ASN. Tetapi sebaliknya jangan lupa akan kewajibannya sebagai pendidik,” tandas Dominikus.

Ia berharap janji Pemkab tentunya ditepati untuk membayar gaji kontrak setiap bulan karena ini soal hajat hidup banyak orang. Upah yang layak dan dibayar setiap bulan tentunya sangat dirindukan para guru kontrak dan ini luar biasa perhatian pemimpin daerah.

Tidak boleh ada diskriminasi terhadap tenaga kotrak dalam hal apa pun. Kita sangat dukung kebijakan seperti ini semoga cepat terealisasi,” tandas Ketua PGRI TTU, yang juga sebagai Kepala SMAN Noemuti Timur.

Baca Juga:  Setahun Habiskan Rp 57 Miliar, Bupati Malaka Hentikan 3000 Tekoda

Sekedar tahu, Bupati TTU, David Djuandi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 1.712 orang guru tenaga kontrak daerah (Tekoda) Pemkab TTU yang berlangsung di Gedung Bale Biinmaffo, Rabu (9/6/2021).

Perincian 1.712 orang terdiri dari guru SD sebanyak 835 orang dan guru SMP sebanyak 877 orang.

Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Bupati TTU, David Djuandi didampingi Asisten I Tata Praja Setda TTU, Yoseph Kuabib, Kepala Dinas PKO Kabupaten TTU, Yoseph Mokos dan Plt. Kepala BKD TTU, Arkadius Atitus.

Dihadapan para guru kontrak, Bupati David Juandi mengatakan setelah penyerahan SK kepada 1.712 selanjutnya pemerintah daerah segera memproses pembayaran hak para guru selama 6 bulan masa kerja terhitung sejak Januari hingga Juni 2021.

Baca Juga:  Gawat, Diduga Dihentikan, Kasus Kekerasan Jurnalis Dikecam DPC GMNI

Bukan hanya itu menurut David, Pemerintah Kabupaten TTU akan mengubah sistem pembayaran gaji dengan sistem pembayaran rutin setiap bulannya, bukan seperti yang terjadi sebelumnya dibayarkan satu kali diakhir tahun anggaran.

Selain itu, besaran gaji tenaga kontrak akan dinaikkan dari sebelumnya Rp 1.250.000, menjadi Rp 1.500.000 per bulan.

” Kedepan gaji para tenaga kontrak akan dibayarkan setiap bulan. Kita akan upayakan untuk menaikkan besaran gaji tenaga kontrak guru, karena beban kerja mereka juga setara PNS,” tandas Bupati David Juandi disambut tepuk tangan meriah dari para guru kontrak di Bale Biinmaffo. ( Gio/ Joo )

  • Bagikan
error: Content is protected !!