Pergantian Kades Adat Tamkesi, Pemkab TTU Masih Konsultasi

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, masih melakukan konsultasi terkait dengan status Desa Adat Tamkesi yang hingga kini dinilai statusnya belum memenuhi syarat sebagai desa adat defenitif.

Plt. Kadis BPMD TTU, Egidius Sanam yang ditemui di ruang kerjanya Kamis (22/4) pagi, menjelaskan proses pemberhentian dan pergantian Kades Adat Tamkesi Leonardus Usboko, masih menunggu hasil konsultasi Pemkab dengan pemerintah provinsi. Alasannya karena status desa Tamkesi belum merupakan desa adat definitif.

Ia menjelaskan pembentukan desa Tamkesi sebagai desa adat hanya berdasarkan Peraturan bupati tahun 2003. Sehingga belum ada perda dan dalam peraturan bupati tidak mengatur tentang mekanisme pergantian Kades.

“Kami sudah bertemu bupati dan sampaikan pengaduan masyarakat. Jadi kita akan konsultasi dengan pemprov. Bisa dinaikan statusnya, bisa juga kembali digabungkan dengan desa induk atau desa tetangga yang dekat,” ujarnya.

Baca Juga:  Sah, Dionisius Ulan Ganti Amandus Nahas, Ini Pesannya

Menurut Egidius, apabila hasil konsultasi menunjukkan desa adat Tamkesi boleh ditingkatkan statusnya menjadi desa adat penuh, maka mau tidak mau harus diajukan Perda khusus untuk ditetapkan menjadi desa adat definitif. Perda tersebut akan mengatur lebih lanjut tentang mekanisme pergantian kades adat.

“Tapi sebaliknya, hasilnya konsultasi nengharuskan desa tersebut kembali digabungkan dengan desa induk maka mekanisme pergantian kades sesuai dengan pergantian kades disesuaikan dengan mekanisme yang ada di desa induk,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah Aparat dan masyarakat Desa Adat Tamkesi Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara, Rabu (21/4) siang mendatangi gedung DPRD TTU meminta agar kepala desa adat segera dilakukan pergantian.

Baca Juga:  Ketua DPRD TTU Optimis Penetapan APBD 2021 "Free" Perkada

Pasalnya, kades Leonardus Usboko dikabarkan telah mengundurkan diri dari jabatannya.
Sejumlah aparat desa Adat Tamkesi ini dipimpin oleh wakil ketua lembaga adat desa Tamkesi, Hendrikus Amfotis dan diterima oleh ketua DPRD TTU Hendrik F. Bana, SH wakik ketua Yasintus Lape Naif, SE dan sejumlah ketua Fraksi di ruang sidang komisi II.

Kesempatan itu hadir Asisten II Setda TTU, Ferdi Lio dan Plt. Kadis BPMD TTU, Egidius Sanam.

Dihadapan warga Asisten II, Ferdi Lio menjelaskan, pemerintah kabupaten sampai saat ini belum menerima surat pengunduran diri tersebut. Karena itu pihaknya minta agar surat tersebut perku disampaikan ke pemkab untuk kemudian dilakukan penelusuran akan kebenarannya.

Baca Juga:  Agustus Pilkades Serentak TTU, Begini Kesiapan Dinas PMD

Sementara koordinator warga Hendrikus Amfotis mengatakan Kepala Desa Adat Tamkesi, Leonardus Usboko sudah mengundurkan diri sejak 15 Januari 2021.

Surat pengunduran diri ditandatangi langsung oleh Leonardus Usboko.
Surat pengunduran diri sudah diserahkan kepada Dinas PMD Kabupaten dan DPRD TTU, sejak Januari itu.

Sehingga saat ini masyarakat datang agar segera menindaklanjuti surat pengunduran Kepala Desa Adat. Sehingga segera dilakukan pergantian pemilihan ulang.

” Surat pengunduran diri sudah diantar ke kekabupaten. Sehingga hari ini kami datang minta untuk segera proses ulang pengganti kepala desa adat Tamkesi,” tandas Hendrikus. (kend/)

  • Bagikan