Petani TTU Terima Bantuan Bibit Sayur Dari Dinas Pertanian dan PKK

  • Bagikan

Timorberita.Kefamenanu || Para petani di Kabupaten Timor Tengah Utara, Selasa (25/5/2021) menerima bantuan bibit sayur-sayuran yang diserahkan Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah bersama pengurus Tim Penggerak PKK TTU.

Semula direncanakan, penyerahan bantuan bibit sayur ini dilakukan secara simbolis oleh
Ketua Tim Penggerak PKK TTU, Dra. Elfira B Juandi Ogom. Namun rencana terpaksa batal, karena  ada kunjungan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini di Kabupaten TTU dalam waktu yang bersamaan. Sehingga penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kadis Pertanian TTU Gregorius Ratrigis dengan pengurus PKK TTU.

Disaksikan Timorberita.com penyerahan secara simbolis kepada 166 kelompok tani ini yang dilakukan di aula Dinas Pertanian ini berlangsung aman, lancar dan tertib. Meskipun pengurus kelompok tani yang datang dari berbagai desa cukup banyak. Belum lagi pendamping dari sejumlah penyuluh lapangan,  sekitar 200 orang lebih.

Baca Juga:  Gubernur NTT Minta Semua Armada Harus Tertib Masuk Terminal

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian TTU, Tonce Seran usai menyerahkan bantuan bibit tersebut menjelaskan, jenis bibit yang diberikan kepada kelompok antara lain 17 jenis sayuran. Diantara, kacang panjang, buncis, brokoli, cabe besar, cabe rawit, ketimun, terong, kol bunga, paprika, paria, pitsai dan lain- lain.
Kabid Tanaman Pangan ini mengharapkan kepada masyarakat penerima bantuan dapat memafaatkan secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan petani.
Sementara Kepala Dinas Pertanian TTU, Gregorius Ratrigis, ditemui di  sela- sela penyerahan bantuan tersebut menjelaskan,  bantuan bibit tersebut bersifat stimulan kepada petani TTU dalam mendukung usaha tanaman hortikultura di kabupatrn TTU, khususnya pada kelompok penerima bantuan.

Baca Juga:  Pergantian Kades Adat Tamkesi, Pemkab TTU Masih Konsultasi


Diharapkan dengan bantuan tersebut, petani TTU bisa mengembangkan usaha tanaman hortikulultura secara baik terutama untuk  meningkatkan pendapatan anggota kelompok tani. “Kita harapkan dengan bantuan ini,  para petani bisa menanam dan hasil bisa dijual serta sebagian hasilnya untuk disisikan bagi pengembangan usaha dimusim tanam berikutnya,” tegas mantan KTU Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluahan Pertanian (BKP3) TTU, yang kini berubah nama jadi Dinas Ketahan Pangan TTU.

Baca Juga:  Setahun Habiskan Rp 57 Miliar, Bupati Malaka Hentikan 3000 Tekoda


Menurutnya, Dinas Pertanian TTU melalui para penyuluhan akan melakukan monitoring dan evaluasim. “Jika ada yang berhasil tentunya akan mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten,” tegasnya. (Deka)

  • Bagikan