Pilih Pemimpin Bersih, SN-KT Bukan Pemimpin Dinasti

  • Bagikan

Sementara Jurkam SN-KT, Politisi PKB Paulo Roberto Taruk dalam orasinya mengimbau masyarakat untuk tidak boleh takut menentukan hak pilihnya.

Sebab demokrasi bebas, hak pilih seseorang dijamin dan dilindungi aturan hukum.

Sehingga bila ada tekanan atau ancaman dari oknum penguasa atau siapa pun, silahkan mengadu ke Bawaslu untuk diproses sesuai aturan.

Saatnya masyarakat bebas menentukan hak pilihannya sebab demokrasi bebas.

” Kalau ada tekanan, ancaman, janji iming -iming dari siapa pun silahkan lapor di Pengawas,” tegasnya.

Baca Juga:  Belum 100 Hari, Bupati dan Wakil Bupati Obati Kerinduan Warga Belu

Paulo yang biasa di sapa Nai Kaberan Rai berpesan kepada Penjabat Desa dan semua perangkat.

Termasuk Aparatur Sipil Negara agar menggunakan jabatan dan kuasanya untuk memberikan pendidikan dan pemahaman yang benar untuk masyarakat.

Jangan menggunakan kekuasan untuk menekan atau mengacam masyarakat melalui bantuan pemerintah seperti PKH, BLT dan BST, hanya untuk memilih paket tertentu.

Baca Juga:  PSI Minta Polisi Tangkap Aktor dan Pelaku Penganiayaan Ade Armando

“Tolong sampaikan pesan saya yang suka mengancam. Jangan takut yang namanya pemimpin dipilih rakyat sama seperti saya. Jadi tidak perlu datang menakuti masyarakat hanya karena kepuasan politik,” tegasnya.

Menurut Paulo masyarakat perlu di beri pendidik politik yang cerdas dan bermartabat bukan diintimidasi untuk memilih figur tertentu.

Saatnya masyarakat sadar dan lawan sebab setiap orang bebas menentukan pilihan politiknya sesuai hati nurani, bukan paksaan.

Baca Juga:  Gaya SN KT Jalan Keliling Kampung Perkuat Peran Komunitas Adat Malaka

Sekretaris Komisi III DPRD Malaka menuturkan kehadiran SN – KT hadir untuk membebaskan rakyat dari penindasan kekuasaan. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu memilih paket SN – KT pada 9 Desember.

” Bapak mama semua silahkan berikan hak suaranya tanpa paksaan, tanpa di intervensi siapa pun. Pilihlah pemimpin SNKT untuk memembawa perubahan di Malaka,” tandas Nai Kaberan. (*)

  • Bagikan