PMKRI Kupang Gelar Webiner Vaksinasi Covid -19 Antara Bencana Atau Berkah

  • Bagikan

Sementara dalam pemaparan materi dr. Cristian Widodo menjelaskan vaksin sudah melewati berbagai tahapan. Mulai dari tahap eksplorasi, tahap pra klinis, uji klinis, persetujuan badan pengatur (lisensi), manufaktur (produksi), dan kontrol kualitas.

Dikatakan semua fase tentu juga telah melewati tahapan laboratorim, hewan dan sampai pada manusia ditahap uji klinis. Hampir tahapan semua sudah dilewati, mulai dari uji klinis sampai penilaian BPOM dan MUI.

Sehingga ia mengimbau semua agar tidak perlu ada keraguan. Masyarakat diminta untuk mendukung program vasksinasi ini.

Anggota Komisi V DPRD NTT menuturkan vaksin ini merupakan program bersama, bukan untuk melindungi diri sendiri saja, tetapi juga keluarga dan seluruh rakyat Indonesia khususnya di NTT.

Baca Juga:  Rubuh, Kualitas Embung Oe Baki Sainama Dipertanyakan

Sebab vaksinasi adalah kunci utama untuk mengakhiri pandemic. Sehingga jika sudah dilakukan vaksin tentunya terus menjaga situasi dan kondisi masyarakat agar tetap sehat, dengan tetap mentaati protokoler kesehatan.

“Tetap kita semua mentaati protocol Covid, dengan menjalankan 3M. Menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” tandas dr. Christian.

Sementara Emanuel Melkiades Laka Lena menjelaskan pemerintah menetapkan vaksin sinovac dan siap di vaksinasikan kepada masyarakat. Tahapannya sudah melewati seluruh rangkaian proses uji vaksin.

Baca Juga:  Sudah Divaksin Tetap Jaga Protokol Kesehatan, Begini Komentar Ahli

BPOM sudah mengeluarkan izin melalui proses pengawalan dan memastikan uji klinis tahap tiga di Indonesia berjalan sesuai ketentun yang berlaku. Bahkan saat ini sebagian sudah menggunakan vaksin.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT menjelaskan bahwa vaksin sinovac yang juga digunakan di Brazil dengan tingkat efeksiĀ  78% dan Turki tingkat efeksinya mencapai 91,2%, sedangkan di Indonesia mencapai 65,3%.

Hal ini sudah dilakukan pengecekan hasil uji klinis tahap 3 oleh BPOM, dan juga vaksin sinovac di Indonesia sesuai dengan ketentuan WHO.

Sehingga tidak perlu ragukan vaksinasi yang sedang digalakan pemerintah pusat. Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan vaksinasi segera diterima dengan baik serta dapat dilaksanakan dengan baik dan sukses oleh tenaga kesehatan.

Baca Juga:  Vaksin Covid Belu Tersedia, Giliran Lansia Dan Guru

Menurut Melkiades pelaksanaan operasi masyarakat melaksanakan protokol kesehatan digalakan dan dilakukan bersama oleh Polri, TNI dan aparat Pemda satpol PP yang dilakukan secara terukur.

Vaksinasi harus dibarengi dengan kesadaran rakyat dengan menjalankan 3M plus 2M yakni menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Terutama di NTT anak muda, mahasiswa harus menjadi panutan dengan mengurangi mobilitas dan berpergian karena sangat mudah berpotensi menyebarluaskan virus ini. (Joka/ Gio)

  • Bagikan