Politik Tidak Kenal Bapak Anak, Paket SNKT Siap Tarung Rebut Malaka

  • Bagikan

BETUN, Timorberita.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka resmi menetapkan dua pasangan calon untuk berlaga dalam Pilkada 9 Desember. Pleno penetapan berlangsung tertutup dan diumumkan terbuka pada Rabu (23/9/2020).

Kedua paangan calon ditetapkan KPU Karena memenuhi syarat calon dan syarat pencalonan sebagai peserta Pilkada Malaka. Masing-masing dua paket pasangan calon Bupati Dr. Simon Nahak, SH, MH – Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S.Sos Paket SN-KT dan pasangan calon dr.Stefanus Bria Seran M.ph – Wendelinus Taolin, SE paket SBS-WT.

Dua paket diprediksi bakal bertarung sengit dalam laga uji kekuatan rebut Malaka di arena Pilkada serentak ini.
Paket SNKT di dukung tiga parpol pengusung dengan jumlah 5 kursi. Sedangkan paket SBS-WT didukung 6 Parpol pengusung dengan jumlah 20 kursi.

Meski didukung koalisi partai “kurus” paket SNKT optimis kalahkan rival politiknya paket incumbent SBS-WT dari koalisi partai “gemuk”.

Baca Juga:  Hasil Survei Bukan Nyinyir, Paket SN-KT Dipastikan Menang “Besar” di Dapil III

Usai menerima SK penetapan calon dari KPU Malaka Calon Bupati Simon Nahak kepada wartawan di Betun mengatakan, paket SNKT sudah resmi ditetapkan sebagai pasangan calon dan bukan bakal pasangan calon.  Penetapan KPU maka paket SNKT sah dan resmi untuk bertarung di Pilkada Malaka sesuai perintah undang-undang.

“Paket SNKT resmi ditetapkan sebagai pasangan calon. Bersama masyarakat siap untuk bertarung merebut Malaka,” tandas pengacara kondang yang di kenal ramah dan rendah hati ini.

Menurut Simon, penetapan KPU tentunya semua warga Malaka sudah tahu bahwa paket SNKT atau paket Sakti sudah resmi ditetapkan di KPU sebagai peserta Pilkada dan siap untuk berlaga dan menang di Pilkada 9 Desember mendatang.

Ia optimis bersama masyarakat yang bergabung dalam koalisi Kerakyatan bakal meraup suara terbanyak. Kendati Paket SN-KT didukung tiga partai pengusung yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Baca Juga:  Keluhan Wabup Malaka Dijawab Menaker RI, BLK Komunitas Siap Dibangun

“Kami optimis menang karena hadir dan berjuang bersama koalisi rakyat Malaka,” cetusnya.

Menurut Simon jumlah kursi partai pengusung untuk paket SN-KT didukung 5 kursi dari jumlah 25 kursi DPRD Malaka. Namun, hitungan politik, lima kursi menjadi spirit kemenangan Paket SN-KT karena kesaktiannya bersama masyarakat Malaka. Sakti menjadi kekuatan dan kesederhanaan sekaligus kemenangan dan harapan masyarakat Malaka.

Ia juga menegaskan bahwa pertarungan politik tidak mengenal status sosial atau keluarga tetapi yang ada pertarungan kepentingan sesuai keinginan rakyat sebagai kedaulatan tertinggi untuk menentukan siapa pemimpin Malaka.

Sehingga pertarungan tidak mengenal anak bapak atau lainnya tetapi yang ada pertarungan kepentingan sesuai kehendak masyarakat banyak. Sebab masyarakat bebas menentukan pilihannya untuk memilih sosok pemimpin yang tepat untuk kebaikan daerah Malaka.
“Yang namanya politik, hanya ada kepentingan. Kepentingan untuk lawan. Jadi, tidak ada lagi, bapak-anak, kakak dan adik dalam tarung politik,” tegas Simon.
Simon menegaskan penetapan paslon sebagai langkah pasti untuk pertarungan Pilkada. Sehingga tidak ada lagi wacana melawan kotak kosong.

Baca Juga:  Datangi Bupati dan Wabup, Garda Malaka Dukung Berantas KKN

Ia berharap pertarungan berlangsung sportif biarkan pesta demokrasi berjalan aman dan lancar tanpa tekanan siapa pun.

“Yang omong lawan kotak kosong itu otaknya kosong. Kita bertarung fair, siapa pun yang terpilih itulah pilihan masyarakat Malaka. Silahkan masyarakat tentukan nuraninya,” ujar Simon didampingi Kim Taolin, pasangan calon wakil bupati.

Paket SN-KT resmi dan sah sebagai paslon Pilkada Malaka ditetapkan melalui Surat Keputusan KPU Kabupaten Malaka Nomor : 59/PL.02.3-Kpt/5321/KPU-Kab/IX/2020. (Joka/Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!