Polres Belu Jemput Tersangka Korupsi Sanitasi Belu di Kefamenanu

  • Bagikan

TimorBerita, Atambua – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Belu melalui Tim Buser Satreskrim jemput paksa satu tersangka kasus korupsi proyek sanitasi lingkungan tahun 2017 pada Dinas PUPR Kabupaten Belu.

Tersangka kasus korupsi berinisial FXP dijemput tim Buser di kediaman orang tuanya di Sasi, Kefamenanu, Selasa 17 Mei 2022 siang.

Tim Buser Reskrim Polres Belu di pimpin Kanit Bripka Heru Kurniawan. Saat tiba di halaman Mapolres Belu pukul 15.27 Wita, tersangka FXP langsung digiring tim Buser ke ruangan Tipikor Polres Belu guna melakukan tes antigen bersama empat tersangka lainnya.

Baca Juga:  Gedung Puskesmas Seon Belum Digunakan Sudah Rusak

Menurut Kasat Reskrim AKP Sujud Alif Yulamlam, satu tersangka kasus korupsi Sanitasi berinisial FXP dijemput paksa anggota di rumah orang tuanya di Kota Kefamenanu.

Diutarakan, tersangka FXP dijemput paksa karena alasan sakit dari panggilan penyidik Satreskrim Polres Belu. Selain tersangka FXP, empat tersangka lainnya kooperatif datang memenuhi panggilan penyidik.

“Tersangka FXP masih sehat sehingga langsung kita jemput. Kelima tersangka sebelum ditahan masih dilakukan pemeriksaan swab antigen oleh medis Poliklinik Polres Belu,” ujar Sujud.

Baca Juga:  Seru, 26 Personil Polres Belu dan Brimob Kaget Dihujani Water Canon Usai Upacara Kenaikan Pangkat

Untuk diketahui, penyidik Tipikor Polres Belu dalam menangani kasus dugaan korupsi proyek program sanitasi lingkungan sejak awal 2020 dengan pagu anggaran proyek senilai 4,6 M. Proyek pada Dinas PUPR Kabupaten Belu ini dikerjakan tahun 2017.

Hasil penyelidikan ditemukan kerugian negara sebesar Rp 290.637.000 dan penyidik menetapkan lima orang tersangka Yakni RY selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), SA selaku pengawas) serta GG, TT dan FXP sebagai pelaksana kerja.(*)

  • Bagikan