Posisi Empat, Siswi SMANSa Berpeluang Jadi Paskibra Nasional

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Badan Ideologi Pancasila Republik Indonesia mengumumkan hasil seleksi  Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menariknya nama Dulce Maria Saka masuk dalam daftar urutan 4 besar. Siswi kelas x pada SMA Negeri 1 (SMANsa) Kefamenanu berpeluang lolos jadi Paskibra tingkat nasional tahun 2021.

Dulce Maria Saka yang akrab disapa Putri Saka ini sebelumnya bersama rekannya Lasarus Siki, siswa SMK Katolik Kefamenanu, jadi duta Kabupaten TTU dalam seleksi Paskibra di tingkat provinsi NTT di Hotel Pelangi untuk merebut “tiket” jadi anggota Paskibra Nasional tahun 2021 mewakili Provinsi NTT di Jakarta.

Guido Valadares, Kepala Bidang Pemuda Dan Olahraga pada Dinas Pendikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten TTU di ruang kerjanya, Jumat (4/6/2021) menjelaskan, dengan diumumkan Putri Saka menempati posisi ke 4 dari 27 peserta ini maka Putri sangat berpeluang besar untuk mewakili NTT ke Paskibra tingkat nasional.

Baca Juga:  Heboh Papua Barat Merdeka Presiden Sementara Benny Wenda

Lagi pula masih ada 1 tahap seleksi yang harus diikuti yakni tahapan seleksi kesehatan.
Kabid Pemuda dan Olahraga ini menjelaskan, pengumuman seleksi yang menempatkan Dulce, siswi SMA Negeri 1 Kefamenanu ini dilakukan oleh Badan Ideologi Pancasila Republik Indonesia melalui surat bernomor, B.023/PANEL.PIP/05/2021 Tanggal 24 Mei 2021 yang ditandangani oleh Ketua Umum Panitia Seleksi, Agustina S.H, S.E, MM. Hasilnya Putri Saka, menempati urutan ke4 dengan skor 31 terpaut 2 angka dari posisi ketiga yang diraih oleh Indah Larastika Fay dari kabupaten Kupang dengan skor 33.

Sementara urutan 1 dan 2 diraih oleh Randi Elgiyanto Sinlae dengan skor 35 dan Maria Aprilia Dhiu Liko dengan skor yang sama yakni 35. Sementara urutan ke 5 diraih oleh Chris M.O.L Da Costa dengan skor 31.
Sedangkan rekan Putri Saka, Lasarus Siki, siswa SMK Katolik asal Desa Inbate Kecamatan Bikomi Nilulat harus puas dengan posisi 23 dari 27 peserta dengan skor 20.

Baca Juga:  Banyak Partai Mentok, PSI Sodok Papan Tengah

Guido Valadares yang didampingi staf sekaligus  pendamping anak anak peserta seleksi, Firmus Nabu mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal untuk melakukan pendampingan terhadap Dulce Saka agar lolos ke  Paskibra Nasional 2021.

“Kita akan berusaha semaksimal mungkin dan sekuat kemampuan yang kami miliki agar Dulce, dapat ke Paskibra Nasional. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita di TTU,” ujar Faladares diamini Mus Nabu.

Dia menjelaskan, jika melihat kembali ke hasil seleksi di tingkat kabupaten terutama tahapan kesehatan, Dulce kemarin dari beberapa tes kesehatan sangat baik.

” Karena itu saya optimis pasti Dulce pasti lolos. Mudah-mudahan di antara urutan 1-3 ada anak perempuan yang sedikit bermasalah dalam kesehatan sehingga Dulce mulus ke tingkat nasional. Karena yang nanti ikut pendidikan dan latihan di Jakarta 4 orang yakni 2 perempuan dan 2 laki-laki,” ujarnya.

Baca Juga:  Massa Membanjir Deklarasi Paket Desa Sejahtera Yakin Menang

Guido Valadares yang akrab dengan wartawan menguraikan lebih jauh, dari seleksi yang ada panitia akan mengambil 5 atau 6 besar akan dipanggil untuk melakukan tes kesehatan untuk mendapatkan 4 orang sebagai utusan provinsi NTT.

“Kalau ada yang mengalami gangguan kesehatan maka otomatis Dulce pasti lolos untuk kemudian tampil sebagai anggota paskibra nasional mengharumkan nama NTT dan terutam nama kabupaten TTU,”  ujarnya.

Sementara Dulce M Saka alias Putri Saka beberapa waktu lalu sebelum berangkat ke Kupang saat ditemui bersama Lasarus Siki, kepada media ini menyapaikan rasa bangganya atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan panitia seleksi kabupaten untuk mewakili TTU pada seleksi tersebut.

“Terima kasih kepada panitia seleksi. Saya akan buat yang terbaik, buat kabupaten TTU ini,” ujarnya. (Kend)

  • Bagikan
error: Content is protected !!