Program Sakti Solusi Masyarakat Sejahtera, Warga “Lengket” Dengan Simon-Kim

  • Bagikan

TimorBerita. Betun – Masyarakat Dusun Wemalae Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah, sangat gembira saat menjemput paslon bupati dan wakil bupati Simon Nahak-Loise Lucky Taolin paket SN-KT, Sabtu (7/11/2020).

Luar biasa kehadiran rombongan paket SN-KT yang disambut tarian Babadok yang dibawakan warga baru eks Timor Leste.

Terik panas matahari pun tak di gubris. Warga terlihat senang dan bangga menjemput sosok pemimpin idolanya ini.

Tarian Babadok sebagai ungkapan rasa gembira menyambut paket SN-KT. Selain lekukan indah para penari, ada pula teriakan yel-yel di kumandangkan sebagai tanda menjemput kemenangan di hari pemungutan 9 Desember nanti.

Baca Juga:  Tudingan Tim Pemenang SBS-WT Salah Alamat

Canzio Lopez, Tokoh Masyarakat dari warga baru eks Timor Leste, dalam penyambutannya menuturkan masyarakat sangat merindukan sosok SN-KT untuk memimpin Malaka lima tahun ke depan.

Warga baru mengharapkan kehadiran paket SN-KT, sangat tepat dan menjadi jawaban warga baru. Karena sudah 21 tahun pemerintah tidak perhatikan nasib Eks Timor Timur yang berdomisili di Malaka.

Menurut Canzio kerinduan paket SN – KT untuk memimpin kedepan agar bisa benahi kabupaten Malaka. Menatanya dalam pembangunan untuk kesejahteraan rakyat yang adil dan merata.

Baca Juga:  Kisah Raja Kloit Menolak Raja Mesir Bertandang di Malaka

Sebab dua sosok ini dikenal masyarakat luas sebagai sosok tenang, rendah hati dan sangat merakyat sangat dirindukan warga.

Terbukti dengan keseharian dimana saja selalu familiar dan dekat semua masyarakat tanpa pandang status.

“Kami warga eks Timor Timur tertarik dengan Paket SN-KT. Program Sakti bawa solusi untuk masyarakat Malaka. Kami mendukung niat baik pak Simon dan pak Kim komitmennya tidak hanya bangun kantor tetapi perhatian serius untuk kesejahteraan rakyat,” tandasnya.

Canzio menyebut pengalaman Pilkada Malaka 2015 tidak membawa perubahan bagi kehidupan warga baru yang mendiami wilayah Kabupaten Malaka.

Baca Juga:  Pembukaan Sidang I DPRD Belu, Sebagai Wahana Evaluasi Pembangunan

Perhatian kepada warga baru nampak tidak kelihatan sehingga kehidupan masyarakat biasa saja tidak perubahan.

Selama mendiami tanah Malaka, warga baru cukup menderita. Sehingga Ia mengingatkan warga baru agar berdemokrasi yang benar dan mempertahankan harga diri agar tidak terjebak dengan praktek politik uang.

Politik uang akan hancurkan demokrasi untuk memilih pemimpin yang baik. Politik uang akan buat susah kehidupan warga baru, hindari cara kotor ini,””sebut Canzio pejuang Merah Putih ini. (Joka)

  • Bagikan