Ramos Horta Menang, Kantor Presiden Undang Bahas Peralihan Kekuasaan

  • Bagikan

TimorBerita, Dili- Jose Ramos Horta resmi mendeklarasikan kemenangannya.

Ramos-Horta unggul dalam pemilihan presiden Timor Leste, putaran ke-2 pada Selasa 19 April 2022.

Data dari badan administrasi pemilihan negara (STAE), Ramos Horta mengantongi 62 persen dalam pemungutan suara pemilihan presiden Timor Leste.

Hasil perolehan ini jauh melampaui perolehan lawannya, Presiden petahana Francisco “Lu Olo” Guterres yang meraup 37 persen.

Ramos Horta mengaku telah mendapatkan dukungan luar biasa dan akan bekerja untuk mendorong dialog dan persatuan.

“Saya telah menerima mandat ini dari rakyat kami, dari negara dalam demonstrasi besar-besaran atas komitmen rakyat kami terhadap demokrasi,” kata Ramos Horta kepada wartawan di Dili.

Baca Juga:  Tenaga Kontrak Diganggu, Wakil Rakyat Belu Ini Siap Pasang Badan

Mengatasi kekhawatiran atas ketidakstabilan politik di negara yang dijuluki matahari terbit itu.

Ramos Horta mengatakan dia akan bekerja untuk mengatasi perpecahan di Timor Leste.

“Saya akan melakukan apa yang selalu saya lakukan sepanjang hidup saya selalu mengedepankan dialog, dengan sabar, tanpa henti, untuk menemukan titik temu solusi atas tantangan yang dihadapi negara ini,” ujar Ramos Horta dilansir Reuters.

Ramos Horta mengatakan dia belum berbicara dengan saingannya, Guterres, tetapi telah menerima undangan dari kantor presiden untuk membahas peralihan kekuasaan.

Baca Juga:  Libur IdulFitri PLBN Motaain Ramai Pelintas, Ini Rinciannya

Timor Leste Belum Masuk Asean

Timor Leste, rumah bagi 1,3 juta orang selama bertahun-tahun telah bergulat dengan ketidakstabilan politik dan tantangan diversifikasi ekonominya, yang sebagian besar bergantung pada minyak dan gas.

Ramos-Horta mengatakan dia mengharapkan Timor Leste menjadi anggota ke-11 dari blok regional Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) “dalam tahun ini atau paling lambat tahun depan.”

Momen pelantikan presiden terpilih pada 20 Mei mendatang bertepatan dengan ulang tahun ke-20 pemulihan kemerdekaan negara itu.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Belu Serahkan LKPD & Siap Bantu Kelancaran Audit

Ramos-Horta mengatakan akan bekerja dengan pemerintah untuk menanggapi tekanan ekonomi global, termasuk dampak perang di Ukraina dan lockdown di Cina akibat Covid-19.

“Tentu saja, kami mulai merasakannya di sini di Timor Leste. Harga minyak naik, beras naik, itulah kenyataan yang terjadi di dunia. Ini membutuhkan kepemimpinan yang bijaksana.”

Jose Ramos Horta presiden terpilih termasuk salah satu tokoh politik paling terkenal di Timor Leste. Ia sebelumnya menjabat sebagai presiden periode 2007- 2012.

  • Bagikan