Rapat DPRD Bersama Pemkab Malaka Memanas

  • Bagikan

TimorBerita. Betun || Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka diundang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bersama DPRD Kabupaten Malaka, Senin (7/6/2021).

Hadir mewakili pemerintah adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Donatus Bere, sedangkan Bupati Malaka Simon Nahak menghadiri kegiatan panen raya kebun percontohan Polres Malaka di Desa Biris, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.

Bupati Malaka tidak hadir karena memiliki agenda menghadiri kegiatan panen raya kebun percontohan Polres Malaka di Desa Biris,” ucap Donatus di hadapan DPRD Malaka.

Ketidakhadiran Bupati mengundang pro kontra antara anggota DPRD karena terdapat agenda penting yang tidak bisa di wakili yakni pembahasan terkait pembekuan tenaga kontrak daerah. Meski begitu RDP akhirnya di gelar.

Baca Juga:  Pidato Perdana Bupati Malaka Buka Bukaan

Anggota Fraksi Partai Gerindra Yulius Krisantus Klau, kesempatan RDP itu memberikan apresiasi atas kehadiran Pemerintah Daerah Malaka yang di wakili oleh Sekda dan jajaran pimpinan OPD dalam rapat dengar pendapat (RDP) tersebut.

Sebab Kata Krisantus, RDP merupakan pertama kali setelah 2 tahun di gelar oleh DPRD Malaka dan baru kali pertama dihadiri oleh Pemda.

“Sekda dan pimpinan OPD sudah menjadi representasi kehadiran pemerintah daerah sehingga agenda-agenda yang sudah di persiapkan harus dibahas termasuk agenda pembekuan teko,” tegas Politisi Gerindra.

Sedangkan Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran menjelaskan bahwa, salah satu agenda pembekuan SK Tenaga Kontrak tidak bisa di bahas bersama Sekda dan OPD yang hadir. Pembahasan agenda ini harus dihadiri Bupati Malaka.

Baca Juga:  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

“Terkait persoalan pembekuan SK Teko, kita harus bahas dengan Bupati, karena beliau lah yang bertanggung jawab. Oleh karena ini agenda ini di tunda dan besok saya bersama ketua I dan Ketua II akan bertemu beliau. Hasilnya nanti kita akan sampaikan ke publik,” tandas Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran.

Menurut Adrianus tiga agenda lainnya sudah dibahas untuk mengevaluasi semua kegiatan yang sudah di lakukan pada instansi terkait. Tentu semua perdebatan yang terjadi semata-mata untuk kebaikan seluruh Masyarakat Malaka.

Cuma tahu, RDP yang tidak dihadiri Bupati dan wakil Bupati Malaka sempat mengundang polemik pro kontra amarah para wakil rakyat. Suasana silang pendapat antar ADPRD namun rapat akhirnya di gelar atas keinginan mayoritas fraksi yang memberi apresiasi atas kehadiran Pemerintah Daerah dalam RDP tersebut

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Terlantik Tancap Gas, Tidak Boleh Santai

Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu di pimpin oleh ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, dan di dampingi Wakil Ketua II DPRD, Hendrikus Fahik.

Agenda RDP berkaitan dengan pembahasan permasalahan pembekuan tenaga kontrak Daerah (Tekoda) Kabupaten Malaka tahun 2021.

Selain itu agenda pembahasan lahan pertanian penduduk usai bencana banjir, keuangan di sekretariat DPRD Kabupaten Malaka dan agenda permasalahan pelayanan administarasi kependudukan di Kabupaten Malaka. (Viga)

  • Bagikan