Ribuan Pemuda Mahasiswa Malaka di Kupang “Turun Kampung” Menangkan Paket SN – KT

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang – Sekitar seribu orang lebih pemuda dan mahasiswa Malaka di Kupang, siap kembali ke kampung halaman untuk ikut Pilkada Malaka 9 Desember.

Menariknya sebelum turun kampung, para pemuda mahasiswa yang menamakan Forum Relawan Paket SN-KT, menggelar deklarasi mendukung calon bupati dan wakil bupati Simon Nahak- Louise Lucky Taolin.

Deklarasi forum ini berlangsung di Pantai Manikin Kupang, Minggu (29/11/2020).

Kordinator Forum Relawan SN-KT, Silvester Nahak mengatakan keberadaan forum ini terbentuk spontanitas dari pemuda dan mahasiswa di Kupang, yang ingin adanya perubahan di Malaka.

Sikap dukungan berlandaskan sejumlah alasan, seperti realisasi janji program kerja yang belum nampak hasilnya. Pembangunan yang tidak merata, pelayanan yang diskrimnasi, pemerintahan dinasti, dan lainnya.

“Kita secara tegas menyatakan sikap mendukung dan memenangkan SN – KT. Dukungan itu muncul setelah kami evaluasi terhadap pembangunan di Malaka selama ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Petir Sambar Tujuh Warga Kupang Satu TTU

Menurut Silvester pemuda dan mahasiswa sangat merindukan adanya perubahan di Malaka.

Dan forum ini bukan sekedar bersuara tetapi turun ke kampung halaman untuk ikut memilih dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Sebab maju dan tidaknya pembangunan daerah sangat tergantung sosok pemimpin Kabupaten Malaka.

“Kita mau ada perubahan di Malaka. Sehingga kita harus turun ikut memilih dan memberikan pencerahan untuk masyarakat terutama keluarga,” ujarnya.

Paket SN-KT lanjut Silvester sangat tepat memimpin Malaka kedepan, melalui program Sakti tentunya cepat membawa perubahan di Malaka.

Sehingga forum ini berkomitmen untuk balik kekampung dan siap memberikan dukungan total.

Pilihannya bukan saja pribadi tetapi berlipat ganda dari keluarga, sanak saudara, kenalan, kerabat dan lainnya.

Silvester menambahkan sebagai pemuda dan mahasiswa yang cinta akan Malaka tentu punya sikap pilihan yang tepat pada figur yang tepat.

Baca Juga:  DPRD Belu Apresiasi Gerak Cepat Dinas PUPR Atasi Genangan Air

Sebab mendukung bukan berati nantinya di bungkam ideliasme dan semangat kekritisannya.

Tetapi sangat tergantung kebijakan pemimpin ingin membangun daerah, sejahterakan masyarakat, bila sebaliknya tidak jalan tentunya akan di lawan.

“Jika Tuhan dan leluhur merestui SN – KT sebagai bupati dan wakil bupati, tetap di dikawal dan di kritisi. Kebijakan yang tidak pro rakyat tentu akan dilawan. Jadi kita mendukung bukan berarti kita di bungkam idealismenya,” tegas Silvester.

Sementara Herman Nai Ulu, Penjabat Bupati Malaka Pertama, sangat mengapresiasi sikap pilihan dan dukungan pemuda dan mahasiswa Malaka.

Sebagai generasi muda harus punya sikap yang tepat dan tegas, agar tidak di manfaatkan sebagai komoditi politik sesaat.

Menurut Herman Pilkada Malaka sebelumnya mahasiswa dikerahkan untuk mendukung pasangan calon tertentu.

Karena janjinya ingin membangun Malaka sehingga mahasiswa dikerahkan. Tetapi sesudah menjabat tidak ada realisasi bahkan mahasiswa di bungkam tidak mengkritisi pemerintah.
Tentunya sebagai salah satu tokoh Malaka ikut prihatin dengan kondisi pembangunan daerah seperti itu.

Baca Juga:  Pilkada Berujung MK, Ketua TPD Kompetisi Ada Menang Ada Kalah

“Sebagai mahasiswa yang paham kondisi daerah, bangsa saat ini mestinya jangan jual idealisme hanya karena kepentingan sesaat. Tetapi harus punya nalar kritis yang tajam dan analisa sosial yang cerdas,” ujarnya.

Menurut Herman, sebagai orang tua Malaka di Kupang tentunya sangat mendukung pilihan pemuda dan mahasiwa yang sudah mengambil sikap tegas.

Langkah dan sikap pilihan mahasiswa sangatlah tepat. Hadir sebagai penggerak perubahan. Bisa memberikan pencerahan politik kepada kelaurga dan masyarakat.

“Niat tulus dan semangat para pemuda dan mahasiswa patut didorong. Ini pilihan kritis yang rindu akan perubahan di Malaka,” tandas Herman Nai Ulu. (Joka/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!