Sadis, Sopir Truk Bunuh dan Perkosa Dua Gadis

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang || Sadis, perbuatan bejat Yustinus Tanaem (41), warga Desa Camplong 2, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Sopir truk ini diringkus Polisi karena perkosa dan bunuh dua orang gadis di lokasi Kelurahan Batakte, Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Yustinus ditangkap Tim Unit Resmob Subdit III/Jatanras Direktorat Reskrimum Polda NTT, di jalan Timor Raya Kota Kupang Kamis (20/5) malam. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebilah pisau, pakaian, satu buah sepeda motor, handphone milik korban dan handphone milik pelaku.

Pria yang sudah beristri dan memiliki dua orang anak diringkus Polisi karena membunuh dua gadis. Korban pertama Yuliani Apriani Welkis (19) gadis asal Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, yang dibunuh Jumat 14 Mei 2021.

Baca Juga:  Segel Ruang Pimpinan DPRD Masuk Pelanggaraan, Tindakan Oknum Bisa Dipolisikan

Korban Yuliani yang biasa di sapa Nani Welkis ditemukan petugas kantor Badan Pertanahan saat mengukur tanah di lokasi milik PT. Dwi Mukti Graha Elektrindo kelurahan Batakte Kecamatan Kupang Barat, Senin 17 Mei 2021.

Saat interogasi dan dilakukan pengembangan penyelidikan ternyata Yustinus juga membunuh Marsela Bahas (18 tahun) di lokasi Tanah Kolo, Kelurahan Batakte, Kupang Barat, 24 Februari 2021 lalu.  Korban Marsela yang masih duduk di bangku SMA asal Desa Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, ditemukan jasadnya di semak belukar dengan luka tusukan Kamis (25/2) pagi.

Motif pembunuhan yang dilakukan tersangka karena korban menolak ajakan hubungan badan tersangka. Lebih tragisnya korban setelah dibunuh lalu diperkosa dalam keadaan sudah meninggal.

Baca Juga:  Gawat, Diduga Dihentikan, Kasus Kekerasan Jurnalis Dikecam DPC GMNI

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna, Jumat ( 21/5) mengatakan tersangka Yustinus terlibat dua kasus pembunuhan yakni Yuliani Apriani Welkis (YAW) dan Marsela Bahas (MB). Semuanya terjadi di wilayah Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Menurut Rishian korban YAW, awalnya berkenalam melalui media sosial lalu korban diajak oleh tersangka Yustinus dengan dalih ingin membantu mencarikan pekerjaan.

Sehingga 14 Mei 2021 lalu tersangka menjemput korban dengan sepeda motor di Kelurahan Fatululi, Kupang dengan maksud menemui juragan yang mau membantu pekerjaan di Kelurahan Osmok Kupang Barat.

Tetapi dalam perjalanan di tengah hutan tersangka melancarkan aksi bejatnya, membunuh dan memperkosa korban yang sudah tidak bernyawa.

Lanjut Rishian tersangka juga mengaku membunuh korban Marsela Bahas (MB), di wilayah Batakte pada Februari 2021 lalu. Modusnya tersangka menawarkan pekerjaan menarik kepada korban melalui facebook dan iming-iming gaji besar.

Baca Juga:  Proses Hukum Lambat Bakal Dialihkan ke Mabes Polri; Pengeroyokan Wartawan Malaka

” Saat didalami tersangka bukan saja YAW yang menjadi korbannya. Tetapi tersangka juga melakukan perbuatan serupa pada gadis lainnya bernama MB di Lokasi Tanah Kolo, Desa Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang,” tandas Kombes Pol. Rishian Krisna.

Lanjut Rishian, perbuatan tersangka Yustinus Tanaem dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Juncto Pasal 338 KUHP Tentang Pembunuhan atau tindakan menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman pidana penjara mati atau hukuman seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara. (*/Rui)

  • Bagikan