Menangis Kesakitan Sis PSI Kesal Terkena Hujan Batu Depan Rumah Jabatan Bupati Malaka

  • Bagikan

Timorberita. Betun – Sejumlah perempuan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Malaka, atau yang biasa di sebut Sis PSI Malaka menjadi korban hujan batu.

Kejadian itu terjadi sekira pukul 18.00 tepatnya di desa Haitimuk, kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Senin (12/10/2020). Tepatnya di depan rumah jabatan Bupati, yang dihuni Calon Bupati incumbent SBS.

Saat itu sejumlah kader PSI pendukung tim kampanye paket SN-KT melintas pulang dari lokasi kampanye rapat terbatas di Desa Seserai, Kecamatan Wewiku. Saat mobil berarakan pulang tepatnya di Haitimuk, massa terkena hujan batu. Akibatnya sejumlah pendukung paket SN-KT menjadi korban luka. Dua kendaraan mobil yang dituampangi ikut rusak.

Aksi pelemparan diduga kuat dilakukan pendukung paket SBS-WT. Lantaran saat mobil melintas di depan rumah calon Bupati SBS, sudah ada sekelompok orang yang berada di pinggir jalan sambil memegang batu.

Baca Juga:  Serap Aspirasi David Eusabius Datangi Pasar Baru

Menurut pengakuan para korban aksi lemparan batu ditonton calon Bupati SBS dan Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran adik kandung Calon Bupati incumbent, yang hadir dari teras rumah jabatan Bupati.

Korban Maria Thresia Abuk menuturkan saat terjadi aksi lemparan batu bersama rekannya diatas mobil sempat berteriak minta tolong di atas mobil. Namun serangan lemparan batu terus terjadi sejkitar enam orang rekannya termasuk dirinya terkena lemparan batu.

“Kami sempat teriak minta tolong. Tapi mereka terus lempar,” ucap Maria

Hal serupa disampaikan Ny. Ita menuturkan akibat lemparan batu tangan kiri dan paha kanannya luka lebam terkena batu. Bahkan ada pula rekannya terkena di punggung dan bagian dada terkena lemparan batu.

Baca Juga:  Massa Membanjir Deklarasi Paket Desa Sejahtera Yakin Menang

“Saya lihat tangan kiri kanan pegang batu semua,” kisah Ita, sambil mengurai matanya .

Korban Lodiana juga menuturkan mobil yang ditumpangi itu sambil melintas tidak ada bunyi musik atau pun teriakan, tetapi spontan saja lemparan batu bertubi. Sehingga ada teriakan menangis histeris karena terkena lemparan batu dan merasa sakit.

“Untung kami tunduk kalau tidak kepala pecah. Diatas truk masih ada batu yang pakai lempar itu,” ucapnya.

Akibat kejadian ini, dua buah mobil mengalami rusak. Mobil pick up nomor polisi DH 9686 CE mengalami kerusakan bodi penyot pada bagian depan dan samping kiri kanan dan belakang. Sementara tujuh orang perempuan Sis PSI yang menumpang truk DH 9228 EB, terkena lempar batu sehingga ada yang terluka.

Baca Juga:  Tokoh Muda Insana Dukung Biboki Jadi Potensi Lumbung Pangan TTU

HIngga kini, peristiwa kejadian tersebut belum ada respon balik dari tim kampanye SN-KT.

Sementara setelah kejadian itu, di medsos grup Pilkada Malaka ramai terjadi aksi saling tuding. Sejumlah akun merilis pesan seolah dugaan pelemparan itu bukan dilakukan Tim Pemenang SBS-WT.

Menariknya salah satu pendukung Paslon SBS-WT atas nama Ananda Budiman, warga kampungWemasa Desa Litemali Kecamatan Kobalima, menudukung aksi pelemparan itu.

Ia memuat status di WhatsAppnya sekira pukul 18.01 wita dengan tulisan Ā “Msuk Org Pu Kandang Mau Bagas, Putar musik Kuat2, Bw masa brlebihan,,,Yakin org PU kandang semua plih dia. Adooo tadi su hujan Batu baru kaget, Begini bru Jalan di dpan Sok SopanšŸ¤£”. (Joka)

  • Bagikan