Sambut SN-KT Warga Histeris Sepanjang Jalan, Begini Aksinya

  • Bagikan

TimorBerita. Betun – Kampanye terakhir pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Simon Nahak dan Louse Lucky Taolin, Sabtu (5/12/2020) berbeda dari sebelumnya.

Aksi kejutan untuk Paket SN-KT terjadi saat pulang kampanye yang digelar di Desa Laleten, Desa Lawalu, Fahiluka, Umakatahan dan Desa Bakiruk.

Disepanjang jalan terutama dijantung kota Betun, masyarakat memadati bahu jalan memberikan dukungan dan melihat dari dekat sosok calon pemimpin Malaka yang baru. Lapisan warga berjejer keluar di bahu jalan, melambaikan tangan sambil mengangkat jari jempol.

Sambutan hangat ribuan warga diiringi pekikan suara membuat terharu. Bahkan ada yang sebagian menatap dua sosok rendah hati dengan linangan air mata.

Baca Juga:  Aksi Pelemparan “Coreng” Pilkada Malaka, Pengamat Hukum Minta Usut Pelaku

Aksi spontanitas dukungan warga membuat Simon dan Kim ikut berdiri dari posisi samping pintu mobil menyapa semua warga.

Calon Wakil Bupati Louse Lucky Taolin yang biasa di sapa Nai Kim Taolin saat di temui aksi berdiri dari dalam mobil yang beredar luas.

Ia mengaku sangat terharu dan bangga melihat semangat dukungan polos masyarakat untuk SN-KT tanpa paksaan maupun intimidasi sedikit pun.

“Saya sangat terharu bangga dan senang. Sebagai calon wakil bupati melihat aksi masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab besar ketika di percayakan pada 9 Desember ini,”ungkap Kim Taolin.

Baca Juga:  Survei NTT Consulting, Calon Petahana Tumbang Dipelukan Penantang

Ia memohon doa dan dukungan masyarakat untuk SN-KT. Dan Pilkada berlangsung aman damai dan lancar.

Ia optimis menang hal ini sesuai data hasil survei menjadi keyakinan kemenangan paslon SN – KT.

Tetapi survei tersebut tidak boleh membuat tim santai. Justru tim lebih getol bekerja dan menjaga basis hingga tahap pencoblosan nanti.

Sementara tokoh masyarakat Dapil III Malaka, Nius Nana mengatakan, Kim Taolin itu turunan raja kusa yang pantas di elukan sepanjang jalan. Status yang disandang Kim Taolin sebagai raja Kusa.

Baca Juga:  Fronteira Garden Hadir di Batas Negara Ajak Petani Milineal

” Ini asli raja. Bukan seperti yang lain mengaku raja padahal bukan raja,” tegasnya.

Ia menuturkan aksi Simon Nahak dan Kim Taolin berdiri sambil membungkuk, tentunya membuat batin masyarakat ikut bersedih. Mengingat sosok Taolin Ludovikus sang tokoh politik Belu dan Malaka. Dan sosok Kim Taolin sebagai cerminan Ayahnya yang di kenal rendah hati dan merakyat.

“Kepribadian itu yang membuat masyarakat merasa terharu. Dan masyarakat sangat mengharapkan pemimpin baru,” sebut Nius Nana. (Joka/Gio)

  • Bagikan