Sentuhan Dompet Dhuafa, Jamban Sehat Rumah Posyandu Sudah Selesai Tersisa Sumur Bor

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Dompet Dhuafa hadir di Desa Bitefa, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara, dengan sejumlah item program. Item fisik yang sudah rampung dibangun adalah lima unit jamban sehat dan satu unit gedung posyandu.

Kini tertinggal pembuatan sumur bor dan penampungan air bak recervoar dibangun di Dusun Elneno. Lokasi sumur bor berada dipuncak kampung yang selama ini kesulitan mengakses air bersih.

Koordinator Lapangan Dompet Dhuafa NTT, Edwardus William Mosa, saat ditemui Sabtu (15/5/2021) mengatakan sejumlah kegiatan program pencegahan Stunting Mitra TP2AK dibawa naungan Sekretariat Wakil Presiden.

Program tersebut sudah berjalan di Kabupaten TTU sejak bulan november 2020 lalu. Program ini terdapat pada 5 desa yakni Bitefa, Napan, Tes, Faenake dan Femnasi.

Edward menjelaskan untuk desa Bitefa terdapat sejumlah item program, salah satunya sumur bor dan penampungan bak recervoar untuk membantu warga yang kesulitan air bersih.

Baca Juga:  Bongkar SPPD Fiktif, Anggota DPRD Malaka Ancam Lapor Jaksa

“Sumur bor kita sudah survei dan dalam waktu dekat kita sudah bangun,” tandasnya.

Lebih lanjut Edward menjelaskan satu unit sumur bor sudah disurvei di lokasi dusun Elneno. Dalam waktu dekat sumur bor sudah dibangun. Kedalaman sumur mencapai 60- 70 meter.

” Lokasi titik air kita sudah survei. Ada sumur juga ada bak recervoar,” tandasnya.

Edward menjelaskan selain itu ada juga program pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan baduta (6-24) bulan.

Selain PMT ada pembangunan jamban (WC) sehat untuk 5 Kk sebagai contoh. Ada juga kegiatan pembangunan rumah posyandu. Selain itu edukasi tablet tambah darah dan anemia untuk remaja puteri, wanita usia subur dan ibu hamil. Ada juga pemeriksaan HB untuk ibu hamil.

Baca Juga:  Jaksa Tuntut 10 Tahun Penjara, Muhamad Ruslan Jawab Pekan Depan

” Sejumlah item program sudah berjalan. Ada juga edukasi PHBS dan STBM.

Edwar menambahkan sejumlah kegiatan yang direalisasikan sebagai langkah intervensi pencegahan stunting melalui gisi sensitif dan salah satunya akses air bersih.

Sedangkan gisi spesifik kaitan asupan gisi pemberian PMT dan tablet tambah darah serta puskesmas wilayah setempat.

” Ya jadi tidak hanya asupan gisi, tetapi juga pencegahan infeksi. Ada jamban sehat, sumur bor, pemberian PMT rumah posyandu, edukasi PHBS TBM, dan pemberian tablet darah,” jelasnya.

Kesempatan itu Kepala Desa Bitefa Viktorianus Naihati menyampaikan tetimakasih kepada pemerintah kabupaten melalui Bapelitbang TTU. Juga terima kaksih kepada dompet duafa, dan sekretariat wakil presiden yang sudah membantu sejumlah item program di wilayah Bitefa.

Baca Juga:  Bertindak Seolah Auditor, Araksi NTT Dikecam Lembaga Pemerintah

Viktorianus menambahkan melalui intervensi program fisik dan non fisik tentunya sangat membantu akan pemenuhan kesehatan dan kebutuhan akses air bersih khususnya di dua dusun di Bitefa yakni Dusun Faelmanis dan Dusun Elneno.

” Hadirnya bantuan sumur bor tentunya sangat membantu masyarakat di dua dusun ini. Lokasi ini sudah lama merindukan akses air bersih,” tandas Viktorianus.

Kades Viktorianus mewakili pemerintahan desa sekaligus masyarakat Desa , menyampaikan terima kasih dengan hadirnya bangunan sumur bor yang akan dibangun dalam waktu dekat ini.

“ Kami segenap mewakili pemerintahan desa Bitefa menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dompet Dhuafa,” tegas Kades Viktorianus. (Bell) .

  • Bagikan
error: Content is protected !!