Setahun Nasib Tak Menentu, Guru Kontrak Ancam Gugat Bupati TTU

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu- Sejumlah guru kontrak mengancam akan menggugat Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes. Lantaran nasib para guru sudah setahun “digantung” tanpa kepastian jelas.

Niat gugatan sejumlah guru kontrak daerah mencuat pasca gagal bertemu Bupati Raymundus pada Senin (18/1/2021) siang.

Saat tiba di lantai II ruang Bupati, para guru menunggu hingga dua jam lebih. Tetapi tidak berhasil karena menurut informasi sekertaris, Bupati belum merespon kedatangan para guru.

Tak puas sikap bupati Raymundus, para guru terpaksa memilih jalur hukum sebagai jalan keluar untuk menuntut hak dan keadilan karena sudah bertahun tahun mengabdi.

Baca Juga:  Bupati TTU Ingatkan SKPD Bekerja Profesional, Tidak Mampu Disanksi

Satu-satunya jalan melalui langkah hukum walau dengan berbagai keterbatasan dukungan.

” Kami awalnya tidak ada pikiran untuk tempuh jalur hukum. Tetapi berbagai cara kami sudah tempuh. Sehingga ini pilihan kami harus ajukan gugatan perdata untuk mencari keadilan,” ujar Wili Fahik guru kontrak SDN Oelbonak Kecamatan Bikomi Tengah ini.

Wili mengaku menjadi tenaga guru komite sejak tahun 2008 dan dirinya baru diangkat menjadi tenaga kontrak daerah pada 2018. Tetapi nasibnya tidak jelas karena Bupati belum keluarkan SK kontrak 2020 bersama rekan lainnya.

Baca Juga:  Bupati TTU Terima Bantuan Peduli Bank NTT

Untuk itu bersama sejumlah rekan guru kontrak terus berjuang menuntut hak. Berbagai cara sudah ditempuh tetapi selalu saja gagal. Bahkan diperhambat dengan informasi yang simpangsiur dari Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga maupun Badan Kepegawaian Daerah.

Ayah satu anak ini mengaku bersama rekannya sudah mengadu ke DPRD TTU, untuk mencari jalan keluar. Bisa difasilitasi Bupati bisa teken SK kontrak dan meralisasikan hak gaji para tenaga kontrak.

Tetapi semua langkah yang ditempuh tidak digubris sehingga pihaknya terus berjuang menuntut hak dan mencari keadilan. Salah satunya melalui langkah hukum gugatan perdata di Pengadilan Negeri TTU.

Baca Juga:  Enam Tahun "Gantung" Nasib 22 Desa, KM3N Kecam Bupati TTU

” Kami tidak menyerah, kami tetap semangat. Kami tuntun hak karena kewajiban kami sudah jalankan. Pekan depan pasti kami daftar di pengadilan. Sekarang masih lengkapi berkas,” tandasnya.

Wili guru kontrak SDN terpencil ini mengaku sudah ada sejumlah tim kuasa hukum yang siap membantu dalam proses gugatan. Rencananya pekan depan sudah bisa mendaftar gugatan di Pengadilan Negeri Kefamenanu.

  • Bagikan
error: Content is protected !!