Ketua DPRD TTU Optimis Penetapan APBD 2021 “Free” Perkada

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu – Sidang III DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) resmi dibuka. Dengan agenda pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun anggaran 2021.

Pembukaan Sidang III DPRD TTU,
di pimpin Ketua DPRD TTU Hendrikus Bana, Rabu (11/11/2020). Sesuai jadwal akan berlangsung hingga 2 Desember 2020.

Kegiatan Pembukaan Sidang III terkait pembahasan RAPBD 2021 dihadiri Bupati TTU Raymundus Fernandes, anggota DPRD TTU, pimpin organisasi perangkat daerah (OPD), dan stakeholder lainnya.

Pelaksanaan Sidang III tahun ini tentu suasananya berbeda dari sidang sidang sebelumnya.

Baca Juga:  Temu Mitra Bersama Pelaku UMKM, Begini Pesan Bupati Belu

Dimana sidang sebelumnya terjadi perdebatan panjang, hingga konflik bahkan nyaris adu jotos saat sidang. Buntutnya penetapan anggaran terpaksa melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

Ketua DPRD TTU, Hendrikus Bana usai pembukaan sidang kepada wartawan mengatakan, pengalaman akhir tahun 2019 menjadi pelajaran bagi kedua lembaga eksekutif dan legislatif.

Dimana dalam sidang itu tidak menemukan kesepatakan sehingga akhirnya pemerintah daerah TTU menggunakan peraturan daerah (Perkada) untuk memenuhi anggaran belanja daerah pada tahun 2020.

Untuk itu, lanjut Hendrikus pimpinan DPRD TTU akan membangun komunikasi terus menerus agar tidak lagi terjadi kesalahan yang sama.

Baca Juga:  Perbuatan Mantan Walikota Kupang Untungkan Pribadi, Keluarga dan Golongan

Sebab perbedaan pendapat bukan menjadi alasan untuk tidak membangun daerah.

Mantan Camat Bikomi Selatan ini menuturkan perlu ada komunikasi antara eksekutif dan legislatif.

Tujuannya bila ada hal yang tidak berkenan tentunya dikomunikasikan dan saling koordinasi. Untuk tahun ini optimis sidang normatif dan penetapan anggaran 2021 tentu atas melalui sidang.

“Saya optimis tahun anggaran 2021 tidak ditetapkan melalui Perkada, kecuali hanya orang jahat saja yang seperti itu. Kita musti berpikir tentang rakyat TTU,” ujar Henrikus.

Menurut Hendrikus sinergitas pembangunan di Kabupaten TTU menjadi prioritas utama dan meminta agar lembaga eksekutif dan legislatif selalu bekerjasama.

Baca Juga:  Polisi Belum Berani Tahan Tersangka Pengeroyokan di Haitimuk

Sehingga kegiatan sidang III tahun ini berharap berjalan normatif sesuai jadwal yang sudah ditentukan dan anggaran disetujui dan ditetapkan melalui sidang DPRD TTU. Dua lembaga ini diminta untuk bekerjasama untuk kepentingan rakyat.

“Sehingga kita diminta serius dalam membahas anggaran tahun 2021. Kita normatif saja tadi agenda pertama kita bahas agenda sidang, dan agenda berikutnya penyampaian nota keuangan,” ujar Hendrikus mantan birokrat yang memilih pensiun dini dari Pemkab TTU. (San)

  • Bagikan
error: Content is protected !!