Sidang Sengketa Pilkada MK Dimulai, Ini Jadwalnya

  • Bagikan

TimorBerita. Jakarta- Sebanyak 132 perkara sengketa pilkada yang tercatat dalam buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) untuk permohonan sengketa perselisihan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.

Permohonan yang diajukan terdiri dari tujuh permohonan sengketa hasil perselisihan pemilihan gubernur, 112 perkara untuk pemilihan bupati, dan 13 perkara untuk pemilihan wali kota.

Berikut tahapan Persidangan Perselisihan Hasil Pilkada 2020 (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang sudah terjadwal berdasarkan situs resmi MK (https:www.mkri.id).

Baca Juga:  Mahkamah Konstitusi Terima 82 Permohonan Sengketa, Didominasi PHPU Bupati

Pemeriksaan pendahuluan dimulai 26 sampai 29 Januari 2021, berisi pemeriksaan kelengkapan dan kejelasan materi permohonan, memeriksa dan mengesahkan alat bukti pemohon, pengucapan ketetapan sebagai pihak terkait.

Penyampaian jawaban termohon, keterangan Bawaslu, keterangan pihak terkait dijadwalkan 1 sampai 9 Februari 2021.

Sidang Panel/ Pendahuluan, pemeriksaan persidangan, menerima dan mendengar jawaban termohon, keterangan pihak terkait, dan keterangan Bawaslu, memriksa dan mengesahkan alat bukti termohon pihak terkait, dan bawaslu dimulai 1 sampai 9 Januari 2021, tujuh hari kerja.

Baca Juga:  Hikmah Dibalik Pilkada Malaka, Jangan Saling Menyudutkan

Sedangkan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) pembahasan perkara dan pengambilan keputusan dilakukan pada 10 sampai 11 Januari 2021. Sidang pleno pengucapan putusan dan ketetapan, 15 sampai 16 Januari 2021.

Sidang Pleno penetapan pemeriksaan persidangan, mendengarkan keterangan saksi ahli, memeriksa dan mengesahkan alat bukti tambahan digekar 19 Februari sampai 5 Maret 2021, ata selama sebelas hari kerja.

Baca Juga:  Permohonan Sengketa MK, Malaka dan Sumba Barat Masuk Ambang Batas

Rapat Permusyawaratan Hakim pembahasan perkara dan pengambilan keputusan dilaksanakan pada 8 sampai 17 Maret 2021. Sidang pleno putusan putusan sela atau akhir digelar 18 sampai 23 Maret 2021 atau empat hari kerja. (mkri/Azka/02-TB)

Editor Azka Gerardus

  • Bagikan